Miliarder Tertua di Dunia, Usia George Joseph Sudah Lebih dari Seabad
Setelah lulus, dia pindah ke Los Angeles, California, dan memegang posisi sebagai analis sistem pada siang hari sambil menjual asuransi dari pintu ke pintu pada malam hari.
Melansir laman newsbreak, Joseph juga pernah bekerja di industri asuransi selama sepuluh tahun sebelum memulai bisnis asuransinya pada tahun 1961, bernama Mercury General seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya.
Mercury General sekarang menjadi perusahaan bernilai miliaran dolar dengan pendapatan tahunan sebesar $3,5 miliar, 4.500 karyawan, dan 8.000 agen di 11 negara bagian.
Menurut Forbes, dia masih memiliki 34% saham perusahaan dan memiliki kekayaan bersih $1,3 miliar.
Filantropi
George Joseph dikenal tidak hanya karena kariernya yang sukses tetapi juga karena filantropinya. Dia dan istrinya, Vicky, telah menyumbang secara signifikan ke berbagai organisasi di Los Angeles, termasuk Universitas California Selatan, Cal State Fullerton, Pusat Medis Cedars-Sinai, dan Rumah Sakit Samaria yang Baik.
Selain kontribusi filantropinya, Joseph membuat program beasiswa untuk anak-anak karyawan Mercury, memberi mereka kesempatan untuk pendidikan tinggi.
Kisah George Joseph adalah inspirasi sejati, dan kontribusi filantropisnya berdampak signifikan terhadap masyarakat. Dia telah menunjukkan bahwa segala sesuatu mungkin terjadi dengan kerja keras, ketekunan, dan hati yang memberi.
Singkatnya, kehidupan George Joseph adalah perwujudan nyata dari impian Amerika. Dia mulai dari awal yang sederhana dan berhasil menjadi miliarder tertua di dunia.
Kontribusi filantropinya berfungsi sebagai pengingat bahwa kekayaan tidak dimaksudkan untuk disimpan, tetapi dibagikan kepada mereka yang membutuhkan.
