Simak! Analisis Rhenald Kasali soal Toko Buku Gunung Agung Tutup
"Jadi tiap tahun pasar buku itu beda-beda, dan toko buku itu tidak bisa lagi sebesar seperti dulu. Jadi ukuran tokonya dikecilkan dan pilihannya diperbanyak. Seperti alat musik, alat sekolah, alat kantor, dan lain sebagainya," kata Rhenald.
Dia bahkan membandingkan dengan eksistensi Gramedia, yang disebut masih cukup adaptif dalam membaca tren dan pasar di industri perbukuan Tanah Air. Terlebih, Gramedia juga dinilai telah banyak melakukan perubahan pada strategi bisnis mereka, sehingga secara konsep dan tampilan pun mereka bisa terus berkembang seiring perubahan tren dan zaman.
"Gramedia di Matraman itu kan tidak jauh dari Kwitang tempat Toko Buku Gunung Agung berada, dan itu dia sampai sekarang tetap bisa ramai karena mereka (Gramedia) bisa menyesuaikan. Meskipun kalau dilihat di dalam toko Gramedia itu sudah berubah dan tidak seperti dahulu. Jadi strategi bisnis memang sangat perlu," ujar Rhenald.
Minat Baca Buku Tidak Menurun
Rhenald Kasali
Mengenai apakah tutupnya seluruh outlet Toko Buku Gunung Agung ini terkait dengan minat baca masyarakat yang disebut-sebut menurun, Rhenald pun membantah hal tersebut. Menurutnya, saat ini minat baca masyarakat justru tengah kembali melonjak, karena minat penulis juga sedang naik. Artinya, jika minat penulis naik, maka minat baca juga berarti naik.
Walaupun, lanjut Rhenald, saat ini yang umumnya dibaca masyarakat itu semakin pendek, akibat 'attention spend' masyarakat yang juga makin singkat. Dimana sebelumnya mereka bisa menonton YouTube sampai 1 jam, namun sekarang hanya 7 menit. Begitupun dengan tren tontonan video Tik Tok yang trennya hanya 1 menit dan semakin pendek.
"Maka orang- orang saat ini hanya mencari tulisan-tulisan yang ringan dan yang ada ringkasan, atau tulisan yang bisa bercerita dan menarik. Jadi minat baca turun terhadap buku-buku yang memang tidak menarik, masyarakat memang lebih kritis dan lebih punya pilihan," kata Rhenald.
"Maka, apa yang terjadi dengan Toko Buku Gunung Agung ini sepertinya memang terkait dengan strategi bisnis, dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan zaman," ujarnya.
