BI Sebut Inflasi pada Juni 2023 Turun Lebih Cepat dari Prakiraan

Ilustrasi pendorong inflasi.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman

JakartaBank Indonesia (BI) menyatakan bahwa inflasi pada bulan Juni 2023 terus menurun, sehingga kembali ke kisaran sasaran 3+1 persen atau lebih cepat dari prakiraan semula. 

img_title Inflasi Tahunan Juli 2026 Diperkirakan Melandai ke 3,08 Persen, Simak Indikatornya

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Juni 2023 tercatat sebesar 0,14 persen secara month-to-month (mtm), sehingga inflasi IHK secara tahunan menjadi 3,52 persen year-on-year (yoy).

"Lebih rendah dari inflasi IHK bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 4,00 persen (yoy)," kata Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono, dalam keterangannya, Senin, 3 Juli 2023.

img_title Ekonom Perkirakan Inflasi Bulanan Juli 2026 Melambat ke 0,03 Persen, Cek Analisanya

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) dan Eks Kepala Perwakilan BI untuk AS Erwin Haryono.

Photo :
  • tvOne

Dia menjelaskan, kembalinya inflasi ke kisaran sasaran tersebut tidak terlepas dari stabilitas kebijakan moneter, serta eratnya sinergi pengendalian inflasi antara Bank Indonesia dan Pemerintah (Pusat dan Daerah) dalam Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID). Hal itu tentunya dilakukan melalui Penguatan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) di berbagai daerah. Ke depannya, lanjut Erwin, Bank Indonesia memastikan inflasi tetap terkendali dalam target 3,0±1 persen pada sisa tahun 2023.

img_title BI Disebut Tak Fokus Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Destry: Salah itu, Kami Tetap Konsen

Inflasi IHK pada Juni 2023 terutama dipengaruhi oleh inflasi inti. Inflasi inti tercatat sebesar 0,12 persen (mtm), lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar 0,06 persen (mtm). Perkembangan inflasi inti sejalan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, seiring penambahan hari cuti bersama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha.

Komoditas utama penyumbang kenaikan inflasi intinya adalah komoditas kontrak dan sewa rumah. Secara tahunan, inflasi inti Juni 2023 tercatat sebesar 2,58 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan inflasi pada bulan sebelumnya sebesar 2,66 persen (yoy). Kelompok inflasi volatile food Juni 2023 tercatat menurun, dibandingkan dengan perkembangan bulan sebelumnya. Kelompok volatile food mencatat inflasi sebesar 0,44 persen (mtm), lebih rendah dari bulan sebelumnya yang sebesar 0,49 persen (mtm).

"Perkembangan tersebut disumbang terutama oleh deflasi pada komoditas bawang merah dan minyak goreng, didukung oleh pasokan yang terjaga," ujar Erwin.

Sementara itu, lanjut Erwin, penurunan inflasi lebih tertahan oleh inflasi pada komoditas daging ayam ras, telur ayam ras, dan bawang putih. Kelompok volatile food secara tahunan mengalami inflasi 1,20 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya yang sebesar 3,28 persen (yoy).

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut