Perjanjian Dagang RI-Kanada Rampung 2024, Mendag Zulhas Siap Dikomplain Kapan pun

Mendag Zulhas mendampingi Presiden Jokowi saat kunjungan kerja di Riyadh
Sumber :
  • Dok. Istimewa

Jakarta - Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan atau Zulhas menargetkan, perundingan Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA) bakal rampung di tahun 2024 mendatang.

img_title Pemerintah Kebut Dapur MBG di Wilayah 3T, Target Rampung Pekan Ini

Hal itu diakui Zulhas, seiring dengan upaya kerja sama ekonomi yang juga tengah dijalin antara Kanada dengan negara-negara ASEAN, yang juga ditargetkan selesai di tahun depan.

Mendag mengutarakan hal tersebut dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan, Usaha Kecil, Promosi Ekspor, dan Perdagangan Internasional Kanada, Mary Ng, di sela-sela KTT APEC di San Fransisco, Amerika Serikat (AS).

img_title Usai Piala Dunia 2026, Kanada Gelontorkan Rp12 Triliun untuk Investasi Olahraga

Bea Cukai dorong ekspor impor melalui NLE

Photo :
  • Bea Cukai

Dia menekankan, hubungan Indonesia dan Kanada saat ini terus berjalan baik, dan Indonesia siap membantu Kanada kapan pun ketika mereka memiliki permasalahan atau komplain yang harus segera diselesaikan dalam perjanjian kemitraan tersebut.

img_title BGN Luruskan Isu 13.000 Dapur MBG Dibuka Sekaligus, Pekan Depan Baru 300 SPPG Mulai Beroperasi

"Hubungan antara Indonesia dan Kanada terkait ICA-CEPA sangat baik. Kita akan bantu Kanada kapan pun ketika ada komplain," kata Zulhas dalam keterangannya, Kamis, 16 November 2023.

Zulhas berharap, Kanada mampu menyediakan kebutuhan pangan bagi masyarakat Indonesia, seperti misalnya buah, daging, kedelai, gandum, dan terigu. Sebab, Dia mengakui bahwa Indonesia masih membutuhkan sekitar 1 juta kg daging dan 13 juta kg terigu.

Mendag berpendapat, kerja sama ICA-CEPA ini juga memungkinkan Kanada untuk mengekspor produk-produk makanan mereka ke Indonesia. Bahkan, Zulhas juga memastikan adanya sertifikasi halal pada setiap produk, sehingga bisa dikonsumsi oleh masyarakat muslim Indonesia.

Melalui ICA-CEPA ini, Zulhas berharap para perwakilan dari Kanada nantinya juga bisa menjadi lebih sering mengunjungi Indonesia, untuk membahas keberlangsungan dan progres dari kerja sama secara langsung.

"Indonesia akan membantu Kanada untuk mencapai target mereka, terkait kerja sama dengan negara-negara ASEAN," ujarnya.

Suami Nikita Willy, Indra Priawan Jadi Imam Solat Jumat

Momen Suami Nikita Willy Jadi Imam Salat Jumat di Masjid Kanada Buat Warganet Kagum

Suami Nikita Willy, Indra Priawan, menjadi sorotan warganet setelah dipercaya menjadi imam salat Jumat di Masjid Al Ikhlas Centre, Edmonton, Kanada Barat.

img_title
VoxPop.co.id
7 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut