Manajeman Alfamart Buka Suara soal Viral Emak-emak Protes Beli Barang Kadaluarsa
- VoxPop/Sherly
Jakarta – Sebuah video viral di media sosial sejak beberapa hari lalu, dan memperlihatkan seorang wanita yang tengah mengamuk kepada seorang kasir toko waralaba Alfamart. Wanita yang marah-marah sambil merekam video tersebut terlihat memaksa si kasir wanita itu, untuk memperlihatkan wajahnya yang ditutup kedua tangannya karena menolak direkam.
Sambil berteriak-teriak, si wanita perekam itu mengaku telah diberi produk bubur bayi yang sudah kadaluwarsa dari toko tersebut, sehingga menyebabkan anaknya hampir meninggal dunia karena mengonsumsinya.
Saat dikonfirmasi, Corporate Affairs Director Alfamart, Solihin menegaskan, pihaknya langsung bergerak cepat melakukan penelusuran, guna memastikan kronologi sebenarnya dari kasus tersebut.
"Seterimanya info tadi, saya langsung minta dilakukan penelusuran seperti apa kejadiannya," kata Solihin saat dihubungi VoxPop Bisnis, Rabu, 10 Januari 2024.
Dari laporan sementara yang diperolehnya, Solihin membenarkan bahwa konsumen tersebut telah membeli produk sereal bubur bayi, kemudian pulang ke rumahnya. Baru keesokan harinya, konsumen itu pun kembali mendatangi toko dan terjadilah hal sebagaimana terlihat di video yang beredar tersebut.
Viral ibu-ibu labrak karyawan minimarket yang jual makanan kadaluarsa
- Instagram @memomedsos
"Tadi kita telusuri dari kode expired dengan produk-produk yang sama di waktu penjualan itu terjadi. Mohon bersabar," ujarnya.
Solihin menegaskan, Alfamart tentunya tidak menolerir apabila ada unsur kesengajaan dari pihak pegawai toko, yang sengaja memberikan produk kadaluwarsa kepada pelanggan.
"Kalau sengaja seseorang, apalagi karyawan, melakukan penjualan yang jelas-jelas barang itu expired, saya tidak menolerir. Tapi saya dalam hal ini pasti akan meminta semua keterangan dari hal yang terjadi, yang sekarang ini cukup jadi pembicaraan," kata Solihin.
Viral, Konsumen Marahi Kasir Minimarket karena Jual Makanan Kedaluwarsa
Tanpa bermaksud menyalahkan pihak manapun, Solihin menyayangkan bahwa mekanisme pengecekan tanggal kadaluwarsa dari produk yang dipermasalahkan itu, bisa sampai abai dilakukan baik oleh pihak kasir toko maupun pihak pembeli.
"Saya tidak ingin menyalahkan, tapi saya sebagai konsumen kalau membeli barang selalu memperhatikan hal tersebut (kode expired) sebelum kita bayar, apa lagi untuk dibawa pulang atau langsung kita konsumsi," kata Solihin.
"Tapi saya tidak ingin menyalahkan atau membenarkan orang saya. Kalau memang benar barang itu expired, tentunya saya harus memastikan," ujarnya menambahkan.
