MAMI Perkirakan BI Akan Turunkan Suku Bunga Ikuti The Fed

Chief Economist & Investment Strategist MAMI, Katrina Setiawan
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Anisa Aulia

Jakarta – Manulife Asset Management Indonesia (MAMI) memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan menurunkan suku bunga acuannya mengikuti keputusan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau the Fed. Suku bunga tahun ini diprediksi akan berada di 5,25-5,75 persen.

img_title PGS BI Destry Beberkan Strategi Hadapi Era Suku Bunga Tinggi di Dunia

Chief Economist & Investment Strategist MAMI, Katrina Setiawan mengatakan, siklus penurunan suku bunga BI secara historis terjadi ketika suku bunga riil Indonesia mencapai 3 persen.

"Jadi tinggal sedikit lagi, kita akan melihat bahwa BI akan menurunkan suku bunganya tergantung apa yang dilakukan oleh the Fed dan Bank Sentral lainnya," ujar Katrina dalam konferensi pers Market Outlook Kamis, 18 Januari 2024.

img_title DPR soal Pengganti Perry Warjiyo: Harus Independen, Tak Ada Pengaruh Politik

ilustrasi suku bunga

Photo :
  • Adri Prastowo

Selain itu jelas Katrina, penurunan suku bunga BI akan dilakukan mempertimbangkan dinamika pergerakan nilai tukar rupiah dan arus dana investor asing.

img_title Namanya Masuk Bursa Calon Gubernur BI Pengganti Perry, Begini Respons Purbaya

"Jadi untuk tahun ini kami memperkirakan BI akan menurunkan suku bunganya ini mengikuti apa yang dilakukan oleh the Fed. Sambil prioritas utamanya tetap menjaga nilai tukar rupiah," jelasnya.

MAMI lanjut Katrina, memperkirakan bahwa suku bunga atau benchmark rate akan bergerak di antara 5,25 persen hingga 5,75 persen.

Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo menyebutkan bahwa ruang penurunan suku bunga BI Rate masih terbuka. Namun, untuk saat ini pihaknya masih bersabar karena mempertimbangkan beberapa hal.

"Hari ini kita putuskan suku bunga BI Rate tetap, karena masih melihat on and off global tadi. Dan tentu saja dengan arah arah ke depan tentu saja ruang penurunan suku bunga BI Rate ke depan masih tetap akan ada," ujar Perry dalam konferensi pers di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta Rabu, 17 Januari 2024.

Konferensi Pers Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia

Photo :
  • VoxPop.co.id/Anisa Aulia

Perry mengatakan, penurunan suku bunga itu dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa kriteria. Pertama, seberapa cepat mata uang rupiah akan menguat.

Kedua, tetap terkendalinya inflasi inti dan juga inflasi pangan atau volatile food. Ketiga, BI akan melihat dari sisi dukungan kredit terhadap pembiayaan ekonomi.

"Kesimpulannya kami tetap sabar, dan tetap masih akan sabar melihat kondisi dalam negeri dan global. Tentu saja ketidak sabaran itu akan tergantung dari bagaimana meredanya kondisi global, dan memastikan inflasi terkendali," imbuhnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut