Transaksi UMKM Pertamina di Hari Kedua Inacraft 2024 Tembus Rp 1,3 Miliar

UMKM binaan Pertamina di Inacraft 2024.
Sumber :
  • Dok. Pertamina

Jakarta – Transaksi UMKM binaan PT Pertamina (Persero) di hari kedua gelaran Inacraft 2024 atau pada 29 Februari 2024 di Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC) cukup luar biasa. Penjualan tercatat lebih dari Rp 1,3 miliar. 

img_title Pertamina Patra Niaga Kasih Bukti Kualitas Produk Lokal Indonesia Berdaya Saing Tinggi

29 UMKM binaan Pertamina yang ikut dalam pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara ini sukses mencuri perhatian pengunjung dari dalam dan luar negeri. 

Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan, Pertamina akan terus melibatkan UMKM binaannya untuk mengikuti pameran yang diselenggarakan baik di dalam maupun luar negeri. 

img_title Kapal Tanker Pertamina Jadi Penyelamat, 17 Korban KMP Mutiara Sentosa 2 Berhasil Dievakuasi Selamat

"Hal ini bertujuan agar produk-produk lokal bisa mendapatkan tempat di pasar global, sekaligus memberikan multiplier effect terhadap perekonomian masyarakat dan menggerakkan ekonomi nasional,” ujarnya dikutip dalam keterangan tertulis, Jumat, 1 Februari 2024.

Produk UMKM binaan Pertamina pada hari pembukaan pameran Inacraft 2024 ramai dikunjungi pengunjung. Termasuk wisatawan mancanegara.

Photo :
  • Dok. Pertamina
img_title MyPertamina Sediakan Edukasi hingga Layanan Produk Gratis di GIIAS 2026

Keikutsertaan UMKM binaan Pertamina dalam Inacraft 2024 ini, lanjut Fadjar, merupakan langkah penting dalam mendukung pengembangan ekonomi lokal, agar produk UMKM semakin berkembang dan berdaya saing, serta go global berekspansi ke pasar internasional.

Salah satu UMKM yang produknya laris manis diserbu pengunjung luar negeri adalah Menday Craft. Eva Harliah, Pemilik Menday Craft mengungkapkan produknya adalah kerajinan anyaman pandan laut, dengan produk unggulannya tikar pandan, menjadi produk terlaris. Tikar pandan merupakan produk buatan tangan (handmade) dari pandan laut pesisir Pantai Cermin, sekitar 30 kilometer dari pusat kota Medan. Selain tikar pandan, produk lain yakni tas, dompet, sandal dan lainnya.

"Saya sangat terharu atas respon pengunjung Inacraft 2024 khususnya pengunjung luar negeri untuk produk tikar pandan. Produk tikar pandan menjadi rebutan pengunjung mancanegara karena keunikan anyaman tangan langsung tanpa sentuhan mesin,” ujar Eva Harliah.

Hal senada diungkapkan Yuli Astuti, pemilik Muria Batik Kudus. Batik klasik dan kain bordir yang menjadi produk unggulan banyak diminati pengunjung. Salah satunya dari pembeli asal Malaysia yang memesan kain bordir dengan warna-warna pastel, yang rencananya akan dipesan untuk jumlah besar. 

“Kain bordir harus saya produksi terlebih dahulu, sesuai dengan warna yang diminta, dalam waktu dekat sebanyak lima lembar kain bordir akan dikirim ke Malaysia sebagai sampel, dimana pengiriman dilakukan secara bertahap,” ungkap wanita asli Kudus ini.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut