Daftar 20 Perusahaan Besar RI yang Masuk Fortune 500 Asia Tenggara, Simak!

Gedung Pertamina
Sumber :
  • Pertamina

7. BCA

img_title Soroti Kecelakaan Maut Truk Tangki BBM vs Mobil KKN di Mantewe, Pertamina Patra Niaga Beri Penjelasan Resmi

PT Bank Central Asia Tbk atau BCA menempati posisi 40 sebagai salah satu perusahaan yang memiliki pendapatan terbesar di Asia Tenggara. Pendapatan BCA pada 2023 mencapai US$7,37 miliar atau naik 14.2 persen.

Sedangkan laba BCA pada 2023 naik 16,3 persen dibandingkan tahun 2022. Sehingga laba perusahaan mencapai US$3,19 miliar.

img_title Gratis Voucher Listrik hingga Rp1,3 Juta hingga Diskon Tarif, PLN Kasih Promo Home Charging EV

8. Indofood

PT Indofood Sukses Makmur Tbk berhasil menempati posisi ke-43 dalam Fortune 500 Southeast Asia. Pendapatan Indofood pada 2023 sebesar US$7,33 miliar atau turun 1,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, laba perusahaan produsen makanan minuman terbesar di Indonesia ini naik 24,8 persen.

img_title Cara Pertamina Patra Niaga Dorong Pendidikan Berkualitas bagi Generasi Muda

9. MIND ID

BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) berada di posisi ke-43. Pendapatan perusahaan pada 2023 mencapai US$7,08 miliar atau turun 17,2 persen. Sementara, laba perusahaan naik 45,5 persen menjadi US$1,59 miliar.

10. Sumber Alfaria Trijaya

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau pengelola minimarket Alfamart berada di posisi ke-44 dengan pendapatan US$7,02 miliar. Jumlah itu naik 7,5 persen dibandingkan tahun 2022. Laba perusahaan pun naik 16,1 persen pada 2023.

11. Adaro Energy Indonesia 

PT Adaro Energy Indonesia menempati posisi ke-49, dengan pendapatan sebesar US$6,51 miliar pada 2023. Pendapatan ini turun 19,6 persen dibandingkan 2022. Kemudian laba turun 34,2 persen atau sebesar US$1,64 miliar.

12. BNI

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk berada di posisi ke-62 dalam Fortune 500 Southeast Asia. BNI pada 2023 mencatatkan pendapatan sebesar US$5,44 miliar atau naik 8 persen. Serta laba bersih naik 11,2 persen atau US$1,37 miliar.

13. Pupuk Indonesia

PT Pupuk Indonesia (Persero) ada di posisi ke-71, dengan pendapatan sebesar US$5,202 miliar atau turun 25,7 persen. Laba Pupuk Indonesia pun turun pada 2023 sebesar 67,3 persen.

14. Dian Swastatika Sentosa

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk berada di posisi ke-75 dengan pendapatan pada 2023 mencapai US$5,01 miliar atau turun 158 persen. Laba perusahaan juga turun 27,8 persen pada 2023.

15. Erajaya Swasembada

PT Erajaya Swasembada Tbk dalam Fortune 500 Southeast Asia menempati posisi ke-93 dengan pendapatan sebesar US$3,95 miliar pada 2023, atau naik 18,4 persen dibandingkan tahun 2022. Sementara laba perusahaan turun 20,6 persen pada 2023.

16. Bayan Resources 

PT Bayan Resources Tbk berada di posisi ke-102, dengan pendapatan sebesar US$3,58 miliar atau turun 23,9 persen. Laba perusahaan ini pun turun 43,1 persen atau sebesar US$1,23 miliar.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut