Prinsip Investasi yang Dipegang Investor Sukses, Warren Buffett hingga Ray Dalio
- Pixabay
Druckenmiller lebih menyarankan untuk melakukan investasi dalam jangka panjang dengan memperhitungkan 'bunga atas bunga' yang memberikan keuntungan berlipat secara substansial. Secara historis, pasar saham sudah menunjukkan pergerakan positif dalam jangka panjang. Dengan mempertahankan investasi maka membantu pelaku pasar untuk menavigasi fluktuasi dan memanfaatkan tren kenaikan secara keseluruhan.
Ilustrasi investasi bodong.
- vstory
Ray Dalio
“Dia (investor) yang hidup dengan bola kristal akan memakan pecahan kaca.”
Dalio mengartikan 'bola kristal' adalah sikap ketergantungan pada hasil analisis perkiraan kinerja pasar di masa mendatang. Perhitungan tersebut kerap kali tidak dapat diandalkan dan berpotensi mengakibatkan pengambilan keputusan investasi yang keliru.
Lebih lanjut, Dalio menjelaskan arti 'kaca pecah' adalah kebiasaan investor mengandalkan prediksi sebagai upaya menentukan waktu pasar terbaik yang mengakibatkan kerugian besar jika prediksi terbukti salah. Dalio menekankan pentingnya mengadopsi sistem investasi jangka panjang . Menurutnya, daripada mengejar keuntungan langsung lebih baik memprioritaskan untuk tetap berinvestasi dan pemanfaatan margin kenaikan pasar.
Howard Marks
“Anda tidak dapat memprediksi, tapi kamu bisa bersiap."
Prinsip investasi tersebut memiliki arti bahwa pasar saham merupakan sistem yang kompleks karena dibentuk banyak faktor. Di mana sebagai besar faktor(sentimen) tidak dapat diprediksi secara pasti. Bagi Marks memperkirakan pergerakan pasar atau menentukan peristiwa tertentu merupakan usaha yang sia-sia.
Meskipun masa depan tidak dapat diperhitungkan secara tepat tetapi para investor bisa mempersiapkan diri dengan mengambil tindakan proaktif sebagai bentuk antisipasi dengan mengelola risiko secara efektif.
Ilustrasi berinvestasi.
- http://pakar-investasi.blogspot.com/
Salah satunya dengan melakukan evaluasi potensi risiko investasi yang telah dilakukan serta melakukan diversifikasi portofolio investasi di berbagai kelas aset dan sektor guna mencapai keuntungan dan meminimalisir kerugian.
Dengan memprioritaskan persiapan, investor dapat memupuk ketahanan dan menavigasi fluktuasi pasar yang tidak dapat dihindari. Meskipun pendekatan ini belum menjamin keberhasilan tetapi meningkatkan kemungkinan kemampuan bertahan dari tantangan dan mencapai tujuan keuangan yang diinginkan.
Charlie Munger
"Uang yang besar bukan terletak pada jual beli, namun pada penantian.”
Prinsip investasi mitra Warren Buffett di Berkshire Hathaway, menitikberatkan pada aspek fundamental investasi terkait kesabaran dan komitmen jangka panjang. Munger menjelaskan meskipun pasar menunjukkan volatilitas jangka pendek yang menggiurkan tetapi perlu diingat mayoritas perusahaan berkualitas tinggi menunjukkan kinerja lebih baik dalam jangka waktu panjang.
