Setop 8 Kebiasaan Ini kalau Gak Mau Tabungan Kosong, Gaji Besar Tetap Miskin!

Ilustrasi boros pengeluaran.
Sumber :
  • Unsplash

Obat terbaik untuk melawan sikap impulsif adalah dengan menyadari diri sendiri dan mengembangkan disiplin finansial. Pahami apa yang sebenarnya dibutuhkan dan diinginkan agar tak kebablasan saat mengeluarkan uang dari saku.

img_title 7 Hal Penting yang Harus Dicek Sebelum Memakai Pinjaman Online

4. Tidak Segera Melunasi Hutang

Ilustrasi utang.

Photo :
  • Dokumentasi House Demolitions Brisbane.
img_title Tim SAR Serahkan 25 Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua ke DVI

Mulai nyaman hidup dengan utang jadi pertanda buruk untuk keuangan Anda. Kebiasaan yang mengandalkan pinjaman untuk memenuhi kebutuhan atau keinginan sangat-sangat merugikan dan justru berdampak buruk terhadap hidup Anda.

Suku bunga yang tinggi akan memberikan tekanan terhadap keuangan Anda. Apalagi suku bunga pinjaman online yang sangat tinggi benar-benar membuat Anda stres untuk melunasinya. 

img_title Muncul Penipuan Pembiayaan Mekaar Digital, PNM Imbau Masyarakat Waspada

Tidak disarankan untuk dan menunda membayar hutang atau melakukan gali lobang tutup lobang. Hal itu justru membuat utang semakin besar dan tak kunjung lunas. Selesaikan utang sesegera mungkin agar hidup bisa lebih tenang. 
 
5. Mengabaikan Tabungan

Ilustrasi investasi.

Photo :
  • Dok. Istimewa

Menabung adalah cara termudah untuk membangun kekayaan. Sayangnya, dewasa ini menabung saja dianggap sulit untuk mencapai financial freedom lantaran ketidakpastian ekonomi global hingga ancaman inflasi. 

Kebiasaan menabung tetap perlu dilakukan sebagai 'jaminan' dan 'pengaman' jika hal buruk terjadi. Namun, tidak semua orang sadar pentingnya menabung.

Sehingga mereka lebih memilih menghabiskan uang untuk mendapat kesenangan karena beranggapan You Only Live Once (YOLO) atau kamu hanya hidup sekali. 
Tanpa disadari prinsip tersebut akan menjerumuskan Anda ke jurang kebangkrutan. Bahkan, Anda tetap miskin meskipun punya penghasilan tinggi. 

6. Belanja karena Murah

Selain impulsif, sikap konsumtif pun berdampak terhadap kondisi keuangan Anda. Dewasa ini, banyak orang yang membelanjakan uangnya karena harganya murah. 

Tidak ada yang salah jika membeli barang murah. Namun, Anda perlu kritis soal kualitas, kegunaan dan benar-benar dibutuhkan. Jangan sampai memenuhi ruangan dan mubazir karena tidak terpakai.

7. Makan di Restoran atau Cafe

Sop Buntut (Cafe) kembali hadir di PIM 1 dengan menu baru dan istimewa

Photo :
  • ist

Cafe dan restoran tampaknya menjadi destinasi wisata yang paling mudah dijangkau oleh masyarakat. Bahkan, hampir setiap malam atau akhir pekan orang mengunjungi tempat tersebut. 

Mengutip dari Medium, mengurangi kebiasaan nongkrong di cafe atai makan di luar rumah ternyata efektif menghemat uang Anda. Sebagai alternatif, Anda bisa mengolah bahan makanan sendiri di rumah.
 
8. Merokok

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut