Gen Z dan Milenial Paling Banyak Terjebak Kredit Macet Pinjol, Apa Sih Faktornya?

Ilustrasi Gen Z
Sumber :
  • BRINK – News

2. Kurangnya Edukasi Finansial

img_title Capai Rp 9.080,9 Triliun, Bos OJK: Kredit Perbankan Tumbuh 12,67% Per Juni 2026

Minimnya pengetahuan tentang pengelolaan keuangan seringkali membuat anak muda tidak memahami risiko pinjaman online, seperti bunga tinggi dan denda keterlambatan, yang pada akhirnya berujung pada kredit macet. 

3. Pinjaman di Luar Kemampuan

img_title Dibela Habis-habisan! Sahabat Bongkar Alasan Ruben Onsu Gak Bakal Terjerat Pinjol dan Selingkuh

Beberapa debitur meminjam dana melebihi kemampuan finansialnya, terutama saat meminjam dari pinjaman online. Tidak perhitungan terhadap pinjaman, bisa berujung pada kredit macet.

4. Penghasilan Tidak Tetap

img_title Bisa Ketahuan! Begini Cara Cek Apakah Anda Tercatat Punya Pinjaman Online

Faktor penyebab lainnya yang mungkin terjadi yakni penghasilan tidak tetap. Misalnya, freelancer, yang pendapatannya tidak tetap, tetapi jumlah cicilannya di pinjaman online sifatnya tetap dan bahkan bisa lebih tinggi. Selain itu, bisa juga terkait dengan pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi tiba-tiba.


5. Terjebak Pinjaman Online Ilegal

Pinjaman online atau pinjol ilegal sering menawarkan pinjaman dengan bunga yang sangat tinggi tanpa memperhatikan kemampuan debitur. Ketika debitur tak mampu melunasi, kredit macet pun terjadi. Itu dia pentingnya mengetahui perbedaan pinjol legal yang terdaftar di OJK dan pinjol ilegal.

Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hernawan Bekti Sasongko.

Bantah Laporan Keuangan 2025 Alami Defisit Anggaran, OJK Kasih Penjelasan

Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hernawan Bekti Sasongko membantah adanya isu defisit anggaran dalam laporan keuangan 2025. Dia beli penjelasan.

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut