Lion Parcel Beberkan 5 Jurus Kirim Barang Aman dan Efisien Pakai COD Ongkir
- VoxPop.co.id/Mohammad Yudha Prasetya
Jakarta, VoxPop – Peningkatan tren belanja online dan digitalisasi membuat semakin beragamnya metode pembayaran. Dimana, salah satunya melalui metode pembayaran COD Ongkir, yang saat ini makin marak digunakan oleh masyarakat.
Chief Marketing Officer (CMO) Lion Parcel, Kenny Kwanto mengatakan, guna mengakomodir tren belanja masyarakat tersebut, Lion Parcel pun kembali berinovasi dengan menghadirkan layanan COD Ongkir. Layanan ini memungkinkan penerima paket hanya membayar biaya ongkos kirim (ongkir), ketika barang sudah diterima.
"Kami memahami bahwa setiap pelanggan memiliki kebutuhan yang berbeda, sehingga perlu adanya berbagai layanan yang tersedia untuk menyesuaikan dengan preferensi mereka," kata Kenny dalam keterangannya, Senin, 28 Oktober 2024
Bisnis Lion Parcel [dok. Humas Lion Parcel]
- VoxPop.co.id/Mohammad Yudha Prasetya
Dia meyakini, layanan COD Ongkir dapat membantu para online seller fokus pada penjualan produk, tanpa harus memikirkan urusan logistik seperti perhitungan biaya ongkos kirim, proses pengiriman, hingga menerima pembayaran ongkos kirim.
Dia mengaku, sejak diperkenalkan pertama kali, layanan COD Ongkir Lion Parcel mendapatkan respon yang sangat positif dari para seller. Bagi mereka, layanan ini memudahkan proses logistik karena sepenuhnya ditangani oleh Lion Parcel.
"Sehingga para seller tidak perlu lagi repot menghitung ongkos kirim, dan mampu mengurangi risiko kesalahan perhitungan berat atau volumetrik paket yang dikirim," ujarnya.
Namun, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh para pihak seller, agar pengiriman paket tetap dapat berjalan dengan aman dan lancar.
Berikut tips dari Lion Parcel dalam mengirimkan paket COD Ongkir yang aman untuk para seller online:
1. Pastikan Produk yang Dikirim Sesuai Pesanan
Teliti kembali produk yang akan dikirim ke pembeli. Pastikan semua produk sesuai dengan pesanan dan deskripsi produk. Hal ini untuk mencegah pengembalian barang oleh pembeli karena ketidaksesuaian produk yang dikirim dengan pesanan. Memastikan kesesuaian pesanan dengan paket yang dikirim juga akan meningkatkan kepuasan pembeli dan mengurangi risiko pengembalian.
2. Kemas Paket dengan Aman
Pengemasan yang baik sangat penting untuk menjaga kondisi barang selama perjalanan. Gunakan bahan kemasan yang kuat dan tidak mudah rusak. Jika perlu, tambahkan label “Fragile” untuk barang-barang yang mudah pecah atau rapuh. Dengan begitu, barang akan sampai ke pembeli dalam kondisi terbaik.
