7 Kebiasaan Gen Z yang Bikin Makin Miskin, Salah Satunya Doom Spending

Ilustrasi Generasi Z
Sumber :
  • Freepik.com

Jakarta, VoxPop – Inilah kebiasaan Gen Z yang bisa bikin makin miskin. Sebagaimana diketahui, generasi Z atau Gen Z, sering dikenal sebagai generasi dengan gaya hidup serba digital dan memiliki akses yang mudah terhadap berbagai teknologi. 

img_title Milenial dan Gen Z Banyak yang Ambil Rumah Subsidi, BP Tapera Ungkap Alasannya

Namun, berbagai kemudahan ini juga bisa menjadi bumerang jika tidak diiringi dengan pengelolaan keuangan yang baik. Di tengah banyaknya pilihan layanan, produk, dan gaya hidup yang menarik, kebiasaan-kebiasaan tertentu dapat membuat Gen Z rentan mengalami masalah keuangan. 

Salah satu yang menjadi perhatian adalah perilaku doom spending, yaitu kebiasaan belanja impulsif yang muncul saat menghadapi stres atau ketidakpastian. Selain itu, ada beberapa kebiasaan lain yang tak kalah merugikan jika mereka tak segera mengubahnya. Apa saja?

img_title Bukan soal Pelit! Ini 9 Hal yang Masih Rela Dibayar Generasi 60-80an, tapi Dianggap Tak Penting oleh Gen Z

7 Kebiasaan Gen Z yang Bisa Bikin Makin Miskin

Ilustrasi Payment pakai Dompet Digital

Photo :
  • www.freepik.com/rawpixel.com
img_title Beli Emas untuk Dana Darurat, Untung atau Buntung? Ini Penjelasan Lengkapnya

Melansir dari Bread Financial, berikut ini beberapa kebiasaan buruk Gen Z yang bisa membuat mereka memiliki masalah keuangan:

1. Mengabaikan Anggaran Bulanan

Banyak Gen Z yang tidak memiliki anggaran pengeluaran yang teratur atau bahkan tidak tahu seberapa besar pengeluaran mereka setiap bulan. Hal ini membuat mereka kerap menghabiskan uang lebih dari yang mereka hasilkan. Alhasil, mereka sulit untuk mencapai kestabilan finansial, bahkan rentan pula terhadap utang.

2. Pengeluaran Tinggi pada Barang Non-Essential

Gen Z kerap mengalokasikan sebagian besar pendapatan mereka untuk keperluan yang tidak esensial seperti makan di luar, hiburan, fashion, dan teknologi. Meskipun tidak ada yang salah dengan menikmati hasil kerja, namun jika pengeluaran ini dilakukan secara berlebihan, bisa membuat keuangan mereka kembang-kempis.

3. Ketergantungan pada Kredit 

Penggunaan kartu kredit, paylater atau pinjaman berbunga tinggi, kerap menjadi pilihan untuk memenuhi gaya hidup dan keinginan impulsif. Namun, tanpa pengelolaan yang tepat, kebiasaan ini dapat menumpuk utang yang sulit dilunasi dan menimbulkan beban finansial yang lebih berat.

4. Sering Gonta-Ganti Pekerjaan

Gen Z dikenal sering berpindah pekerjaan dengan alasan mencari tantangan baru atau peluang yang lebih baik. Meskipun hal ini positif untuk perkembangan karier, namun sering berganti pekerjaan bisa menyebabkan ketidakstabilan pendapatan dan mempersulit perencanaan keuangan jangka panjang.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut