Terapkan Ekonomi Sirkular, Operasional PabrikSemen Indonesia Pakai Bahan Bakar Alternatif

Pabrik PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG)
Sumber :
  • sig.id

Jakarta, VoxPop – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), menegaskan komitmennya dalam mendorong penggunaan energi baru terbarukan dalam operasional bisnis perusahaan. Porsinya pun terus ditingkatkan saat ini.

img_title Semen Langka dan Mahal di Aceh, Dirut SIG Turun Langsung Instruksikan 3 Hal Ini Pastikan Distribusi Berjalan Normal

Direktur Utama SIG, Donny Arsal mengatakan, penggunaan bahan bakar alternatif di pabrik-pabrik SIG dijalankan dengan prinsip ekonomi sirkular melalui pemanfaatan limbah pertanian, industri, sampah padat perkotaan (municipal solid waste) yang diolah menjadi refuse-derived fuel (RDF), biomassa dan sumber lainnya.

“SIG berkomitmen untuk melanjutkan inisiatif dalam konservasi energi melalui penggunaan bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan untuk meningkatkan daya saing dan mencapai target operational excellence, serta menjadi bagian penting dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” ujar Donny dikutip dari keterangannya, Selasa, 19 November 2024.

img_title Kejar Swasembada, Pemerintah Wajibkan Pabrik Gula Punya Kebun Tebu Sendiri

Pabrik PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG)

Photo :
  • sig.id

Dia menegaskan, inisiatif ini menjadi bukti kepedulian SIG terhadap kelestarian lingkungan, serta partisipasi Perusahaan dalam upaya mencapai target net zero emission pada 2060. Selain membantu Perusahaan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil, penggunaan bahan bakar alternatif juga memberikan dampak positif berganda (multiplier effect), baik dari aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.

img_title Ada Trek Khusus Belgia di Pabrik Mazda Indonesia

RDF misalnya. Selain berkontribusi dalam mereduksi emisi GRK, juga menjadi solusi untuk mengurangi persoalan yang ditimbulkan dari sampah padat perkotaan seperti keterbatasan lahan untuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA), bau tak sedap, dan gangguan penyakit pada masyarakat.

Di sisi lain, penggunaan biomassa sebagai bahan bakar alternatif, juga menjadi solusi dalam mengurangi limbah pertanian yang berpotensi menimbulkan gas metana jika dibiarkan terdegradasi. Penggunaan biomassa juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, khususnya para petani, berupa tambahan pendapatan.

Donny menambahkan, untuk mendorong peningkatan penggunaan bahan bakar alternatif, manajemen SIG telah memiliki Surat Keputusan Direksi tentang Tata Kelola Keberlanjutan Lingkungan, yang di antaranya mengatur kebijakan keberlanjutan energi. Target capaian penggunaan bahan bakar alternatif juga telah ditetapkan dalam Peta Jalan Keberlanjutan atau Sustainability Roadmap SIG 2030.

Mengacu pada data Perusahaan, selama 2023 SIG berhasil meningkatkan penggunaan bahan bakar alternatif dari limbah industri, sampah padat perkotaan yang diolah menjadi RDF, biomassa dan sumber lainnya, menjadi 559.625 ton atau naik 27 persen dari tahun 2022 sebanyak 437.232 ton. Dengan inisiatif tersebut, SIG berhasil melakukan substitusi batu bara dalam produksi semen sehingga rasio TSR tercapai sebesar 7,27 persen.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut