Perdagangan Karbon Diminati Pasar, Konferensi Karbon Digital Digelar Lagi
- New perspective marketing
Riza menambahkan, CDC tahun 2024 siap menjadi acara yang lebih berdampak, mendorong kolaborasi, inovasi, dan solusi berkelanjutan dalam lanskap ekonomi karbon yang dinamis. Alhasil, tercipta sebuah platform yang mendorong kolaborasi, memamerkan teknologi disruptif, dan mempercepat kemajuan mencapai target Nationally Determined Contribution (NDC) dalam menghadapi perubahan iklim.
Kolaborasi yang sukses antara IDCTA, IETA, PwC, serta tambahan partisipasi JETRO dan PERKASA sebagai penyelenggara diharapkan dapat terus berlanjut di CDC 2024. IDCTA berharap CDC tahun ini bisa dibuka oleh Presiden Prabowo Subianto. Saat ini, proses kehadiran Presiden masih menunggu konfirmasi dari Menteri Sekretaris Negara.
Yuliana Sudjonno, PwC Indonesia Partner dan Sustainability Leader, sepakat dengan Riza. Yuliana melihat usaha dari Pemerintah Indonesia yang terus berkomitmen untuk meningkatkan pencapaian NDC melalui penetapan harga karbon yang komprehensif dan infrastruktur yang kuat.
Lebih lanjut, Yuliana menyampaikan agar para pelaku usaha harus mengintegrasikan perdagangan karbon ke dalam strategi Environmental, Social, and Governance (ESG). Di antaranya melalui penggunaan kredit untuk pembiayaan hijau dan pelabelan guna meningkatkan nilai produk.
"Dengan demikian, pelaku usaha dapat berkontribusi secara signifikan terhadap pencapaian target NDC Indonesia 2030," tutur Yuliana.
