Menhub Rancang Layanan Water Taxi dari Bandara Ngurah Rai ke Sanur hingga Nusa Penida

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi di Pelabuhan Sanur Bali - Foto: Tangkapan layar Instagram @Kemenhub151
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Maha Liarosh (Bali)

Bali, VoxPop – Kunjungan wisatawan mancanegara maupun domestik ke Pulau Dewata sebagai destinasi dunia terus meningkat. Terus meningkatnya pendatang ke Bali juga berkontribusi pada kepadatan arus lalu lintas di beberapa titik di Pulau Seribu Pura ini.

img_title Anggarkan Rp 2,1 Triliun Bangun Water Taxi di Bali, Menhub: Konstruksi Mulai Dibangun Agustus 2026

Untuk mengurai kemacetan, pemerintah pusat dan daerah terus berupaya meningkatkan dan memperbaiki fasilitas transportasi. Salah satunya yakni transportasi laut melalui layanan Water Taxi atau taksi air.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, salah satu cara termudah bagi para wisatawan baik turis asing maupun lokal untuk menuju ke destinasi wisata selain menggunakan jalur darat, juga bisa melewati jalur laut melalui layanan water taxi.

img_title Listrik Bandara Ngurah Rai Padam, Pengelola Telusuri Penyebabnya

Pantai Nusa Lembongan di Bali

Photo :
  • VoxPop/ Maha Liarosh/ Bali

Dari Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, para wisatawan bisa memanfaatkan layanan ini untuk langsung ke Sanur, Seminyak, Kuta, dan Nusa Penida.

img_title ASDP Bikin Kajian Operasional Taxi Air di Bali, Ini yang Disoroti

"Jalur ini lebih singkat dari yang selama ini, misalnya, ketika para turis yang ke Nusa Penida harus menyeberang dengan speed boat dari Pelabuhan Sanur," jelas Menhub Dudy Purwagandhi dikutip dari Instagram @kemenhub151, Jumat, 3 Januari 2025 lalu.

Untuk itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi telah meminta Dirjen Perhubungan Laut mengkaji layanan water taxi ini dari Bandara Ngurah Rai langsung ke Sanur, Seminyak, Kuta, dan Nusa Penida.

Ilustrasi wisatawan berenang di kawasan Pantai Sanur, Bali

Photo :
  • ANTARA FOTO/Wira Suryantala

Sebelumnya Giri Prasta yang terpilih sebagai calon Wakil Gubernur Bali juga mengungkapkan untuk mengatasi kemacetan di Bali, selain pembangunan MRT, salah satu langkah yang akan dilakukan pemerintah Bali, dengan membangun tol laut. Kebutuhan infrastruktur itu akan dikerjakan antara bulan Januari atau Februari 2025.

Konsep transportasi dengan layanan tol laut yang hanya mengantarkan wisatawan melalui transportasi laut dengan menggunakan armada kapal.

"Dengan begitu akan mampu mengatasi kemacetan yang ada di Bali, khususnya wilayah Bali Selatan," kata Giri Prasta, Jumat, 13 Desember 2024 lalu.

Dijelaskan, untuk tempat sandar armada kapal hanya akan dibangun stop over atau titik persinggahan. Selanjutnya, armada kapal itu akan mengantarkan wisatawan sampai ke hotel atau wilayah tujuan lainnya.

Untuk mengatasi situasi kemacetan lalu lintas menurutnya, tidak bisa dilakukan dengan melebarkan jalan eksisting. Yang bisa diupayakan hanya membangun shortcut.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut