SRC Dorong Pengembangan UMKM Lewat Pesta Retail Daerah di 11 Kota

Direktur PT SRC Indonesia Sembilan (SRCIS), Romulus Sutanto
Sumber :
  • Dok. SRC

Jakarta, VoxPop – Sampoerna Retail Community (SRC) mendorong transformasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya toko kelontong, sebagai salah satu pilar utama ekonomi lokal yang berkelanjutan. Untuk itu, SRC menggelar Pesta Retail Daerah (PRD) 2025 pada 4–28 Februari 2025 di 11 kota di Indonesia. Ini disebut sejalan dengan visi pemerintah untuk menciptakan kemandirian ekonomi dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.

img_title Ekonomi RI Kuartal II-2026 Tumbuh 5,29 Persen, Airlangga: Di ASEAN Kita Salah Satu yang Top!

PRD 2025 juga merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi besar Toko SRC dalam memperkuat ekosistem ekonomi daerah dan meningkatkan daya saing UMKM di Indonesia.

Menurut Direktur PT SRC Indonesia Sembilan (SRCIS), Romulus Sutanto, Pesta Retail Daerah 2025 adalah bukti nyata peran penting kontribusi Toko SRC, yang tersebar di seluruh pelosok negeri, dalam mendorong kemajuan ekonomi lokal. "Oleh karena itu, kami ingin memberikan penghargaan kepada setiap Toko SRC atas usaha yang berdampak positif terhadap perekonomian daerah melalui gelaran ini,” katanya dikutip dalam keterangan tertulis, Selasa, 4 Maret 2025.

img_title MyPertamina Tebar Produk UMKM Binaan Gratis di GIIAS 2026

PRD 2025 diadakan di 11 kota yang tersebar di Indonesia yaitu Palembang, Makassar, Semarang, Malang, Batam, Banda Aceh, Balikpapan, Jambi, Singkawang, Surakarta, dan Bandung. 

Lebih dari 4.000 pemilik Toko SRC yang telah sukses mengikuti program dan inisiatif bermanfaat bagi kemajuan bisnis UMKM toko kelontong turut hadir.

img_title Ekonomi Kuartal II Dinilai Tumbuh Cukup Baik, Purbaya Pede Semester II Capai 6 Persen

Momen ini dikatakan telah memperkuat komitmen bersama dalam membangun ekonomi lokal dan meningkatkan kemandirian UMKM. Hal ini diharapkan dapat memperkuat jaringan dan komunitas UMKM di Indonesia, menciptakan inovasi, dan peluang kolaborasi demi kemajuan dan daya saing UMKM. Dengan demikian, terjadi peningkatan kapasitas usaha, penguatan kualitas sumber daya manusia, dan perluasan pasar.

“Kolaborasi solid para anggota SRC dan pemangku kepentingan menjadi faktor kunci dalam menghadapi tantangan ekonomi dan menciptakan peluang baru yang memperkuat daya saing UMKM di tingkat nasional. Semoga momentum positif ini dapat terus berlanjut dan mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8 persen,” ungkap Romulus.

Romulus menambahkan, UMKM khususnya toko kelontong memiliki peran penting dalam pembangunan daerah, menggerakkan ekonomi kerakyatan, dan berkontribusi pada pemerataan ekonomi serta penegasan kemiskinan. 

UMKM toko kelontong membentuk ekosistem perdagangan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, menjaga daya beli, menciptakan lapangan kerja, dan mendukung distribusi barang kebutuhan pokok.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut