Bapanas Bakal Gelontorkan Bantuan Beras ke Korban Terdampak Banjir Jakarta-Jabar

Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Wilayah Jakarta
Sumber :
  • VoxPop.co.id/M Ali Wafa

Jakarta, VoxPop – Badan Pangan Nasional (Bapanas) akan menggelontorkan bantuan pangan berupa beras untuk para korban banjir. Bantuan itu akan diserahkan untuk korban banjir di Jakarta dan Jawa Barat.

img_title Bukan TKD, Purbaya Salurkan Bantuan Pusat Rp 20,5 Triliun Bantu Keuangan Daerah

Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi mengatakan pihaknya akan proaktif untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir melalui pemerintah daerah. 

"Bantuan pangan kebencanaan khususnya beras. Itu otomatis berlaku terhadap daerah yang terkena musibah atau disaster. Badan Pangan Nasional sudah punya peraturannya. Kita yang akan proaktif bersama pemda terkait," kata Arief dalam keterangannya Rabu, 5 Februari 2025.

img_title Harga Cabai Merah Meroket Diikuti Beras, Telur, Bawang hingga Minyak Goreng, Cek Daftarnya

Arief menjelaskan, pihaknya akan meminta Perum Bulog untuk menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah(CPP) beras kepada masyarakat terdampak banjir.

"Kita nanti kirim bantuan pangan, utamanya beras. Kita minta Perum Bulog untuk menyalurkan CPP berasnya ke lokasi yang terdampak banjir," ujar Arief.

img_title Thailand Tawarkan Jadi Pemasok Beras hingga Daging ke RI, tapi Minta Jatah Pupuk Urea Ditambah

Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Wilayah Jakarta

Photo :
  • VoxPop.co.id/M Ali Wafa

"250 gram kali berapa warga yang terdampak, lalu kali berapa waktu terdampak. Jadi tinggal kita eksekusi saja di minggu ini. Kita yang jemput bola," jelasnya.

Untuk diketahui, penggunaan CPP untuk bencana dan keadaan darurat telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2022. Sementara teknis penyalurannya diperincikan dalam Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 30 Tahun 2023. 

Dalam beleid Perbapanas itu disebutkan penyaluran CPP untuk kebencanaan turut ditentukan berdasarkan status keadaaan darurat bencana.

Realisasinya pada 2024, penyaluran CPP dalam bentuk beras untuk tanggap darurat telah tersalurkan sebanyak 446 ribu kilogram. Salah satunya untuk membantu penanggulangan bencana dan keadaan darurat terkait erupsi Gunung Lewotobi Laki Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Saat itu, NFA menugaskan Bulog untuk menyalurkan beras sejumlah 63.979 kg. Ini diperuntukkan bagi 5.816 jiwa dengan alokasi 250 gram selama 44 hari. Untuk tahun 2025 ini, CPP dalam bentuk beras telah tersalurkan sebanyak 127 ribu kg sampai 3 Maret.

"Tentu perencanaan anggaran CPP untuk bantuan banjir seperti ini, memang sudah termasuk stok yang selama ini kita simpan. Kita tentu tidak mengharapkan ada bencana, tapi stok untuk bantu penanganan bencana masih cukup, Insya Allah," katanya.

Arief juga mendorong pemerintah daerah mengoptimalkan stok cadangan pangan yang dikelola oleh pemda. Terlebih, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tercatat memiliki stok Cadangan Beras Pemerintah Provinsi (CBPP) paling besar se-Indonesia. 

Pun, sampai akhir Februari, CBPP Jabar ada 2.413,9 ton. Sementara Pemerintah Jakarta bersama Food Station sebagai salah satu BUMD yang mengelola stok beras 46,7 ton.

Pedagang telur sedang melayani pembeli di Pasar Kosambi, Bandung, Jawa Barat

Harga Bawang, Beras, Telur hingga Daging Ayam Kompak Turun, Cek Daftar Lengkapnya

PIHPS Nasional BI melaporkan bahwa harga beras kualitas bawah II sudah turun Rp 150 menjadi Rp 14.450 per kg, dan bawang merah ukuran sedang turun Rp 50 menjadi Rp 40.250

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut