Rukun Raharja Catat Pendapatan Tumbuh 25 Persen pada 2024

Rukun Raharja.
Sumber :
  • Dokumentasi Rukun Raharja.

Jakarta, VoxPop – PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) merilis laporan keuangan tahun buku 2024 dengan membukukan kinerja positif. Selaras dengan solidnya kinerja, perseroan berencana lakukan ekspansi srategis di sektor energi sebagai diversifikasi portofolio.

img_title Tumbuh 23 Persen, MPMX Bukukan Laba Bersih Konsolidasian Rp 336 Miliar di Semester I-2026

Perseroan mencatat peningkatan pendapatan sebesar 25 persen secara year on year (yoy) menjadi US$ 254,45 juta atau Rp 4,14 triliun (estimasi kurs Rp 16.325).

Pada tahun sebelumnya, emiten RAJA hanya mampu mencapai pendapatan sebesar US$ 204 juta. Kenaikan tersebut mencerminkan pertumbuhan yang solid di tengah dinamika industri energi. 

img_title Samudera Indonesia Cetak Laba Bersih US$32,52 Juta di Semester I-2026

Sejalan lonjakan pendapatan, laba bersih perseroan turut mengalami kenaikan dari US$ 27,14 juta menjadi US$ 29,08 juta. Kinclongnya laba bersih didorong efisiensi operasional dan pengelolaan biaya yang optimal. 

Ilustrasi Pertumbuhan Ekonomi

Photo :
  • freepik.com/freepik
img_title JLL Ungkap Tantangan dan Implikasi dari Ekspansi Global Perusahaan Real Estate Tiongkok

Direktur Utama RAJA, Djauhari Maulidi, menjelaskan lonjakan pendapatan perseroan pada tahun 2024 terutama ditopang peningkatan volume penjualan gas serta kontribusi dari jaringan pipa transmisi gas di Perawang, Riau. Selain itu, investasi strategis perseroan di Blok Jabung turut memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan. 

Djauhari menyampaikan, kinerja perseroan pada tahun ini menjadi pencapaian terbaik dalam lima tahun terakhir. Pencapaian ini sebagai bagian dari strategi transformasi menuju perusahaan energi terintegrasi dengan terus memperkuat lini bisnisnya. 

Pada kuartal IV-2024, emiten milik konglomerat Happy Hapsoro memulai pembangunan fasilitas kompresor gas di Sulawesi Selatan yang dijadwalkan beroperasi pada kuartal IV-2025. Perseroan juga melakukan proyek pembangunan pipa BBM Tanjung Batu-Samarinda ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal IV-2026. 

Untuk mendukung penyelesaian proyek-proyek tersebut, Perseroan mengalokasikan belanja modal (Capex) sebesar US$ 70 juta pada tahun 2025. Selain membiayai kedua proyek utama tersebut, Capex juga akan digunakan untuk mempercepat studi kelayakan pengembangan LNG Terminal di Provinsi Banten dan LNG Plant di Kalimantan Utara.

Perseroan menargetkan studi akan selesai pada semester I-2025. Nantinya, hasil studi akan menjadi dasar pengambilan keputusan terkait pembangunan proyek-proyek tersebut dalam periode 2025-2026. 

Ilustrasi wilayah kerja migas yang dikelola Energi Mega Persada Tbk.

Photo :
  • EMP.id

Sejalan dengan strategi ekspansi dan diversifikasi, perseroan memprioritaskan pengembangan bisnis di sektor midstream dan downstream guna memperkuat rantai nilai energi. Dalam upaya mencapai tujuan tersebut, Perseroan secara aktif mengeksplorasi peluang akuisisi di sektor terkait. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut