Alasan Bank Sentral China Devaluasi Yuan ke Titik Terendah 17 Tahun Demi Balas Tarif Impor Trump
- Pixabay
Ia menambahkan, bank sentral akan memilih menjaga stabilitas mata uang sebelum melonggarkan kebijakan moneter. Langkah tersebut berpotensi menciptakan tekanan lebih lanjut terhadap yuan.
"Jika yuan didevaluasi, hal itu dapat memicu devaluasi kompetitif secara global," imbuh Alicia Garcia Herrero, kepala ekonom untuk Asia-Pasifik di Natixis.
Ilustrasi perang dagang AS-China.
- UK Investor Magazine
Pemberlakuan tarif impor turut menyeret indeks di kawasan Asia tergerus ke zona merah. Melansir CNBC Internasional, indeks S&P/ASX 200 Australia turun 1,06 persen.
Indeks Nikkei 225 Jepang menyusut 3,14 persen disusul penurunan drastis indeks Topix sebesar 3,26 persen. Indeks Kospi Korea Selatan melemah 0,95 persen sementara indeks Kosdaq merosot 0,44 persen.
Tren koreksi juga melanda pasar modal Hong Kong. Indeks Hang Seng Hong Kong terpantau amblas 3,86 persen diikuti penurunan indeks Teknologi Hang Seng sebesar 5,42 persen.
