Menimbang Untung Rugi Devaluasi Yuan, Senjata Ekonomi China Lawan Tarif Impor Trump
- CNBC
Melansir Trading View, Presiden Spectra FX Solutions, Brent Donnelly, menuturkan volatilitas mata uang akan terus berlanjut seiring memanasnya perang dagang AS dan China. Fluktuasi mata uang merupakan bagian tidak terpisahkan dari meningkatnya perang dagang yang mempertemukan dua ekonomi terbesar satu sama lain.
Jika yuan didevaluasi akan memicu devaluasi kompetitif secara global atau perang mata uang. Setiap negara terdorong menurunkan nilai mata uang untuk meminimalisir lonjakan harga akibat tarif impor yang tinggi.
"Jika yuan didevaluasi, hal itu dapat memicu devaluasi kompetitif secara global," ujar Alicia Garcia Herrero, kepala ekonom untuk Asia-Pasifik di Natixis, dikutip dari Nikkei Asia pada Rabu, 9 April 2025.
Keuntungan Devaluasi Yuan
Di balik dampak negatif, langkah devaluasi Yuan yang bertujuan guna menjaga daya saing ekspor China memiliki sisi positif yang dapat dimaksimalkan pelaku pasar. Ketika mata uang melemah terhadap dolar AS maka harga barang-barang China menjadi lebih murah di pasar global.
Tidak hanya itu, pelemahan Yuan bisa menjadi sinyal politik dan ekonomi bahwa China tidak akan tinggal diam menghadapi tekanan eksternal, terutama dari kebijakan perdagangan unilateral AS. Langkah ini memperkuat posisi tawar China dalam negosiasi perdagangan internasional.
Devaluasi Yuan menjadi angin segar untuk Bitcoin dan Emas. Pada Rabu pagi, 9 April 2025, harga emas melonjak sekitar 1 persen, usai Presiden AS Donald Trump resmi memberlakukan tarif tinggi terhadap produk impor dari China.
"Karena ketidakpastian pertumbuhan global dan inflasi, emas masih berada di jalur untuk mencetak rekor tertinggi baru, meski sempat menghadapi beberapa hambatan minggu lalu," jelas Tim Waterer, Kepala Analis Pasar KCM Trade, seperti dikutip dari Reuters.
Co-founder dan CEO Bybit, Ben Zhou, membuat tulisan di akun X-nya bahwa tindakan China menurunkan nilai tukar Yuan untuk melawan AS mendorong peralihan modal ke Bitcoin. Hal tersebut akan menguntungkan Bitcoin karena harganya cenderung akan meningkat.
Secara historis, harga Bitcoin telah menunjukkan hubungan terbalik dengan dolar AS. Di mana dolar AS telah mengalami penurunan yang stabil sejak pelantikan Trump.
