PIS Tanam 3.000 Bibit Lamun di Teluk Bakau Demi Jaga Kelestarian Laut

Penanaman lamun di Teluk Bakau, Bintan, Kepulauan Riau
Sumber :
  • Dok. PIS

Jakarta, VoxPop – PT Pertamina International Shipping (PIS) melakukan rehabilitasi ekosistem pantai melalui penanaman 3.000 bibit lamun di Teluk Bakau, Bintan, Kepulauan Riau. Kegiatan ini merupakan kegiatan serupa pertama dalam lingkup Sub Holding Integrated Maritime Logistics (SH IML) dengan melibatkan PT Pertamina Energy Terminal dan PT Pertamina Port and Logistics.

img_title Pertamina Raih Outstanding SDG Innovator 2026, Inisiatif Bioenergy Lestari Diakui Dunia

Dalam pelaksanaannya, PIS turut bekerja sama dengan komunitas lingkungan seperti Carbon Ethics dan Lamun Warrior. Inisiatif ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menyambut peringatan Hari Bumi Internasional yang jatuh pada 22 April lalu.

Pemilihan lamun terbukti efektif dalam mengurangi kadar karbon dioksida (CO₂) melalui penambahan stok karbon di sedimen laut, sekaligus berfungsi sebagai area lindung bagi biota laut.

img_title Tingkatkan Akses Keuangan, Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

“Perwira dari Sub Holding Integrated Marine Logistics sukses membantu proses rehabilitasi ekosistem pesisir di Teluk Bakau melalui penanaman 3.000 bibit lamun. Melalui inisiatif ini, kami berharap bisa berkontribusi dalam upaya konservasi daerah pesisir di Indonesia yang dapat bermanfaat bagi generasi ke depan, khususnya bagi komunitas pesisir,” ujar Corporate Secretary PIS Muhammad Baron dalam keterangan tertulis, Senin, 28 April 2025.

Penanaman lamun di Teluk Bakau, Bintan, Kepulauan Riau

Photo :
  • Dok. PIS
img_title Ciptakan Nilai Tambah hingga Tarik Investasi, Bahlil Pacu Pembangunan Ekosistem Hidrogen Terintegrasi

Menurut data Kementerian PPN/Bappenas, ekosistem lamun memiliki kemampuan serapan karbon sebesar 1.867 ton/km² atau sekitar 48%, lebih tinggi dibandingkan mangrove dan dan terumbu karang.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap pelestarian lingkungan, ia melanjutkan, PIS turut berkontribusi melalui inisiatif penanaman 3.000 lamun berbasis benih yang diperkirakan dapat menyerap hingga 95,2 kg CO₂ per tahun.

Selain itu, lamun juga memberikan berbagai manfaat bagi ekosistem pesisir, salah satunya adalah meredam energi ombak sehingga mampu mengurangi laju abrasi pantai. 

Ekosistem lamun bahkan dapat menurunkan tinggi gelombang hingga 36 persen dan energi gelombang hingga 70 persen. Dengan demikian, lamun berperan penting dalam melindungi garis pantai dari dampak perubahan iklim, sekaligus menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat pesisir.

Inisiatif ini merupakan bagian dari program besar BerSEAnergi untuk Laut oleh PIS, yang menyasar pada kesejahteraan masyarakat pesisir. Program ini juga selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB/SDGs) poin 3 (kehidupan sehat dan sejahtera), poin 13 (penanganan perubahan iklim), dan poin 14 (ekosistem lautan). 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut