Ketua OJK Sebut Bakal Ada Dua Bank Syariah Punya Aset Jumbo

Ketua Dewan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Anisa Aulia

Jakarta, VoxPop – Ketua Dewan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar menyebut dalam waktu dekat ini akan ada dua bank syariah baru yang memiliki aset cukup besar menuju setara dengan Bank Syariah Indonesia (BSI).

img_title OJK Perketat Perang Lawan Judi Online, Lebih dari 36 Ribu Rekening Sudah Diblokir

Mahendra mengatakan, OJK terus berupaya untuk mendorong unit usaha syariah (UUS) untuk melakukan spin-off  atau pemisahan unit usaha. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

“Kalau kami lihat di perbankan memang untuk yang skala cukup besar belum sebesar BSI. Tapi kami harapkan dalam jangka menengahnya bisa menuju ke sana, dalam waktu dekat ini ada dua bank,” ujar Mahendra dalam Sarasehan Ekonom Islam Indonesia Kamis, 15 Mei 2025.

img_title OJK Pastikan Revisi Target Bisnis BPR dan BPRS Tetap Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Ilustrasi keuangan syariah.

Photo :
  • rumahku.com

Dia menuturkan, pemahaman masyarakat terhadap keuangan syariah jauh lebih besar dibandingkan aksesnya. Menurutnya, berbeda dengan keuangan konvensional yang inklusi lebih besar dibandingkan literasinya.

img_title OJK: Investor Pasar Modal Tumbuh 47,63 Persen Capai 30,06 Juta SID

“Nah ini yang menjadi anomali tapi di lain pihak mungkin bisa dianggap sebagai good problem. Good problem karena sebenarnya pemahamannya banyak, cukup. Aksesnya yang kurang. Sehingga di situ BUS (Badan Usaha Syariah) nya harus lebih banyak,” jelasnya.

Di samping itu, Mahendra juga menyinggung terkait keterbatasan inklusi keuangan syariah. Keterbatasan ini disebabkan oleh jumlah akses dari perbankan, perasuransian, dan pasar modal kepada masyarakat terbatas.

“Nah pembandingannya itu adalah angka literasi 3 kali lipat lebih daripada angka inklusi, ada di kisaran 40 persen untuk yang literasi padahal inklusinya hanya di kisaran 12 persen. Nah memang selama ini angka literasi tadi itu adalah akibat sukses dari kita melakukan edukasi, sosialisasi, promosi, dan peningkatan pemahaman mengenai kegiatan keuangan dalam hal ini syariah,” imbuhnya.

Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hernawan Bekti Sasongko.

Bantah Laporan Keuangan 2025 Alami Defisit Anggaran, OJK Kasih Penjelasan

Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hernawan Bekti Sasongko membantah adanya isu defisit anggaran dalam laporan keuangan 2025. Dia beli penjelasan.

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut