Kenali Financial Detox, Cara Modern Atur Uang demi Capai Kemandirian Keuangan
- Freepik.com
Jakarta, VoxPop – Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan domestik, pengelolaan keuangan pribadi menjadi semakin kompleks. Salah satu pendekatan yang mulai dilirik adalah financial detox atau detoks keuangan sebagai strategi jitu dalam membangun pondasi keuangan yang lebih sehat.
Implementasi financial detox bertujuan dengan menghilangkan membersihkan kebiasaan buruk yang bisa merugikan finansial. Selain itu, mengatur ulang pengelolaan keuangan agar menjadi lebih sehat dan terkontrol.
Konsep ini diadaptasi dari proses detoksifikasi tubuh, namun diterapkan pada kondisi keuangan. Tujuannya adalah untuk menetralisir ‘racun’ dalam bentuk perilaku konsumtif, utang menumpuk, hingga pengelolaan anggaran yang tidak disiplin.
Direktur PT Bahana TCW Investment Management Danica Adhitama menyampaikan, kondisi keuangan juga membutuhkan detoksifikasi untuk membersihkan kebiasaan buruk dalam pengelolaan uang. Hal ini menjadi penting untuk menghindari kebiasaan buruk seperti impulsive spending dan membantu dalam menyusun kembali tujuan keuangan di masa depan.
Ilustrasi mengatur keuangan selama Ramadan
- Kredivo
"Detoks keuangan mendorong pembentukan kebiasaan jangka panjang yang mendukung kondisi finansial yang sehat," ujar Danica, dikutip dari keterangan resminya pada Selasa, 10 Juni 2025.
Survei GoodStats bertajuk Perilaku Mengelola Keuangan Masyarakat 2024 menemukan bahwa 7 dari 10 orang Indonesia tidak menabung. Sebanyak 34,5 persen responden mengaku lebih suka membelanjakan uang secara langsung daripada menabung.
Kondisi ini menunjukkan bahwa tantangan keuangan tidak selalu terletak pada besarnya penghasilan saja. Faktor lain seperti cara individu mengatur dan memprioritaskan pengeluaran juga menjadi hambatan mencapai kemandirian finansial (financial freedom).
“Financial detox menawarkan dampak positif yang mendalam. Proses ini membantu individu memahami alur keuangan dengan lebih baik, sehingga pengeluaran dapat dialihkan kepada kebutuhan primer, seperti pelunasan utang atau tabungan,” lanjut Danica.
Detoks keuangan melibatkan serangkaian langkah strategis. Berikut langkah-langkah yang biasanya dilakukan dalam untuk menerapkan detoks finansial.
1. Mengealuasi Kondisi Keuangan
Ilustrasi Mengatur Keuangan
- pexels.com/Kuncheek
Langkah awal adalah memahami posisi keuangan secara menyeluruh. Ini mencakup kemampuan menghitung total pendapatan dan pengeluaran bulanan. Hal ini dapat dilakukan dengan bantuan aplikasi pencatat keuangan.
Selain itu, penting untuk mengidentifikasi utang seperti kartu kredit, pinjaman pribadi, atau cicilan serta meninjau aset, baik dalam bentuk dana darurat, investasi, atau properti. Anda juga diminta untuk mengevaluasi kebiasaan pengeluaran, seperti pengeluaran impulsif seperti kebiasaan membeli barang yang belum tentu dibutuhkan atau berlangganan layanan yang jarang digunakan.
