Kemendag Ungkap IEU-CEPA Bakal Sumbang 0,04 Persen ke Ekonomi RI

Ilustrasi Ekspor-Impor
Sumber :
  • VoxPop/M Ali Wafa

Jakarta, VoxPop – Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengungkapkan, Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) akan memberikan sejumlah keuntungan bagi Indonesia. Salah satunya, meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 0,04 persen.

img_title Warga ASEAN Berbondong-bondong Sindir Kekalahan Telak Timnas Indonesia dari Vietnam, Sudutkan Pemain Naturalisasi

Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag, Djatmiko Bris Witjaksono mengatakan, adanya perjanjian IEU-CEPA akan menjadi jalan Indonesia bisa meningkatkan nilai perdagangan dengan Uni Eropa

"Kami juga melakukan kajian cost and benefit dari perjanjian ini. Kalau kita lihat, dengan adanya CEPA akan meningkatkan pertumbuhan bagi Indonesia kurang lebih 0,04 persen, bagi Uni Eropa 0,0013 persen," ujar Djatmiko dalam acara dalam Diseminasi Hasil Perundingan IEU CEPA Jumat, 13 Juni 2025.

img_title Reaksi Warga ASEAN Usai Timnas Indonesia Bungkam Timor Leste 3-0, Skuad Garuda Disebut seperti Ini

Bendera Uni Eropa.

Photo :
  • Pixabay

Selain itu, Djatmiko menjelaskan IEU-CEPA juga akan memberikan welfare atau kesejahteraan bagi Indonesia sebesar US$824,56 juta, sedangkan ke Uni Eropa sebesar US$481,19 juta.

img_title Pertama di ASEAN, Berikut Informasi Lengkap Pop Bakery Resorts World Sentosa Singapura

Dari sisi neraca perdagangan, Djatmiko mengatakan bahwa saat ini situasi masih bergerak dinamis. Sehingga berdasarkan hasil hitungannya, akan memberikan tekanan ke Indonesia sebesar US$743,31 juta.

"Hasil hitung-hitungan di simulasi, ada sedikit tekanan untuk Indonesia sekitar S$743 juta, untuk UnI Eropa juga kontraksi sebesar US$288 juta," terangnya.

Sedangkan untuk investasi, Djatmiko mengungkapkan bahwa akan berkontribusi sebesar 0,42 persen untuk Indonesia. Sementara bagi Uni Eropa sekitar 0,0087 persen.

Lebih lanjut Djatmiko mengatakan, perdagangan Indonesia dengan Uni Eropa masih berada di bawah negara-negara ASEAN. Indonesia jelasnya, hanya berada di posisi kelima.

Pada tahun 2024, perdagangan Indonesia dengan Uni Eropa tercatat sebesar US$30 miliar atau surplus US$4,5 miliar. Sedangkan Singapura menjadi negara dengan perdagangan terbesar di ASEAN sebesar US$78 miliar, Vietnam sebesar US$58 miliar, Malaysia US$45 miliar, dan Thailand sebesar US$41,4 miliar.

Presiden Prabowo dan PM Thailand Anutin Charnvirakul

Prabowo ke PM Thailand: Hubungan Kita Sangat Mempengaruhi Asia Tenggara

Presiden Prabowo Subianto menegaskan, hubungan Indonesia dan Thailand sangat berpengaruh terhadap keadaan Asia Tenggara. Ia berterima kasih atas kunjungan PM Thailand.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut