DPR: Izin Agen Harus Dicabut Jika Persulit Petani Dapatkan Pupuk Bersubsidi

Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Rajiv
Sumber :
  • Antara

Jakarta, VoxPop - Anggota Komisi IV DPR RI, Rajiv mendengarkan keluhan masyarakat di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan Kabupaten Bandung, Jawa Barat, terkait adanya oknum agen yang mempersulit petani untuk mendapatkan pupuk bersubsidi.

img_title Qodari: Pemerintah Pastikan Peringatan HUT ke-81 RI Lebih Dekat dengan Rakyat

"Di masa reses ini, saya bersama tim turun ke dapil untuk bertemu masyarakat menyerap aspirasi mereka. Kami mendengarkan aspirasi dan keluhan dari masyarakat, terutama terkait pupuk subsidi yang dipersulit oleh para agen," kata Rajiv melalui keterangannya pada Minggu, 15 Juni 2025.

Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Rajiv

Photo :
  • Antara
img_title Harga Pertamax Turun, Pemerintah Dinilai Jaga Keseimbangan Energi dan Investasi

Untuk itu, Rajiv selaku perwakilan dari masyarakat Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Bandung ini meminta para agen tidak mempersulit kebutuhan para petani untuk mendapatkan pupuk subsidi.

Karena, kata dia, Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sedang fokus mewujudkan kedaulatan dan ketahanan pangan nasional. Apalagi, Pemerintahan Prabowo telah sukses surplus hampir 4 juta ton beras tahun 2025. Makanya, para agen harus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan itu.

img_title BI Sebut Sinergi Bank Sentral dan Pemerintah Bikin Inflasi Juli 2026 Terjaga

"Kami Anggota Komisi IV DPR RI meminta para agen tidak mempersulit petani kita untuk mendapatkan pupuk bersubsidi. Kita harus mendukung pemerintah dalam mewujudkan program swasembada pangan," ujar Legislator dari Fraksi Partai NasDem ini.

Di samping itu, Rajiv mengingatkan para agen tidak main-main juga dengan harga pupuk subsidi kepada para petani, khususnya di Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Bandung. "Para agen jangan nakal ya mainin harga pupuk subsidi kepada petani kita!," tegasnya.

Bahkan, Rajiv mengultimatum oknum agen yang berani mempersulit para petani untuk mendapatkan pupuk bersubsidi. Kata Rajiv, izin para agen yang nakal dengan mempersulit petani bakal dicabut. 

"Kita akan minta mitra Komisi IV DPR RI supaya mencabut izin para agen yang nakal dan mempersulit pupuk bersubsidi untuk petani," kata Rajiv.

Selain pupuk, Rajiv juga menyerap keluhan kelompok tani yang mendapatkan program alat dan mesin pertanian (alsintan) itu rata-rata bukan petani langsung. Justru, kata dia, kelompok tani disuruh menyewa alsintan oleh oknum broker.

"Keluhan selain pupuk, banyak kelompok tani yang mencurahkan keluhannya yang mendapatkan program alsintan rata-rata bukan petani langsung. Malah terkadang petani nyewa broker," pungkasnya.

Anggota Komisi XII H Cek Endra.

Harga Pertamax Turun, Anggota DPR: Pemerintah Pastikan Kebijakan Harga BBM Ikuti Pasar Global

Pemerintah tak hanya berhasil menjaga kecukupan pasokan energi nasional, tetapi juga mampu menyesuaikan harga BBM nonsubsidi ketika harga minyak dunia mengalami penurunan

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut