Jangan Sia-siakan, Penghapusan Sanksi PKB dan BBNKB di Jakarta Cuma Sampai 31 Agustus 2025

Ilustrasi Samsat untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor.
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Yunisa Herawati

Jakarta, VoxPop – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kembali memberikan keringanan perpajakan kepada masyarakat. Hal ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-498 Kota Jakarta dan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia.

img_title Pelayanan Samsat Harus Cepat dan Tak Ribet Agar Masyarakat Mau Bayar Pajak Kendaraan

Melalui kebijakan penghapusan sanksi administrasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), warga dapat melunasi kewajiban pajak tanpa dibebani denda atau bunga keterlambatan.

Kebijakan ini tertuang dalam Keputusan Kepala Bapenda DKI Jakarta Nomor e-0046 Tahun 2025 tentang Penghapusan Sanksi Administrasi Secara Jabatan Untuk Jenis Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor.

img_title Korlantas Tegaskan Pengesahan STNK Tahunan Tak Perlu BPKB, Begini Caranya

Kepala Bapenda DKI Jakarta, Lusiana Herawati, menyampaikan bahwa momentum perayaan hari ulang tahun Jakarta dan Kemerdekaan RI menjadi saat yang tepat untuk memberikan apresiasi kepada warga.

“Kami ingin memastikan setiap kebijakan yang kami hadirkan benar-benar berdampak pada kualitas hidup masyarakat. Melalui kebijakan ini, kami berharap warga merasa diringankan dan terdorong untuk melaksanakan kewajiban perpajakannya,” ujarnya dikutip dalam keterangan tertulis, Senin, 7 Juli 2025.

img_title Digitalisasi Layanan Samsat Kian Ngebut, Sejumlah Polda dan Samsat Ini Jadi Contohnya

Bayar pajak kendaraan bermotor di PRJ

Photo :
  • Dok. Bapenda DKI

Lebih lanjut, Lusiana menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari upaya menjadikan Jakarta sebagai kota yang inklusif, ramah, dan berkeadilan.

"Penghapusan sanksi hanya diberikan satu kali, sehingga masyarakat diimbau untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan ini," katanya.

Berlaku Otomatis dan Tanpa Permohonan

Kebijakan penghapusan sanksi administrasi ini berlaku mulai 14 Juni hingga 31 Agustus 2025, mencakup:

● Penghapusan bunga atas keterlambatan pembayaran PKB.

● Penghapusan denda atas keterlambatan pendaftaran kendaraan bermotor.

Seluruh penghapusan sanksi administrasi ini diberikan secara otomatis melalui sistem, tanpa perlu pengajuan permohonan dari wajib pajak.

Kebijakan relaksasi ini disebut merupakan bagian dari komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam membangun pendekatan pelayanan publik yang responsif, serta mendukung upaya pemulihan ekonomi masyarakat pasca pandemi dan menghadapi tantangan ekonomi global.

"Jangan lewatkan kesempatan ini untuk melunasi pajak kendaraan tanpa denda—rayakan HUT Jakarta dan HUT RI dengan kontribusi positif bagi kota kita tercinta." 

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho (tengah)

Kakorlantas Tegaskan Tak Ada Lagi Pelayanan Samsat Bersifat Transaksional

Kakorlantas mengatakan, sinergi dan kolaborasi dari tiga pilar antara Polri, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) hingga Jasa Raharja harus terus ditingkatkan.

img_title
VoxPop.co.id
22 April 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut