Pertamina Raih Top 6 Innovators di Indonesia dalam SDG Innovation Accelerator for Young Professionals 2025

Pertamina raih Top 6 Innovators di Indonesia
Sumber :
  • Pertamina

VoxPop – PT Pertamina (Persero) melalui tim EkoSilika, yang beranggotakan Andi Hendra Paluseri (Technology Innovation), Nadhilah Dhina (Sustainability), Muhammad Faiz (PPN), Lutfhan Hadhi (PGE), berhasil meraih penghargaan Top 6 Innovators di Indonesia dalam gelaran SDG Innovation Accelerator for Young Professionals 2025. Penghargaan bergengsi ini diselenggarakan di Gedung Badan Riset Nasional Indonesia pada Kamis, 31 Juli 2025.

img_title Iklim Bisnis dan Prospek Manufaktur Masih Ekspansif di Kuartal II-2026, BPS Beberkan Datanya

SDG Innovation Accelerator for Young Professionals 2025 merupakan program dari United Nations Global Compact (UNGC) untuk mengembangkan talenta muda dalam mengakselerasi inovasi bisnis menjalankan Sustainable Development Goals (SDGs).

img_title BNI Catat Laba Bersih Rp10,8 Triliun Semester I-2026, Kredit Tumbuh 24,4 Persen

Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan Pertamina berkomitmen mengembangkan inovasi secara berkelanjutan untuk mendukung operasional bisnis sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

“Inovasi yang dijalankan talenta muda Pertamina selalu mengedepankan multiplier effect baik bagi Perusahaan maupun masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasi di seluruh Indonesia,” ujar Fadjar.

img_title KPK Tahan 3 Tersangka Korupsi Digitalisasi SPBU Pertamina, Negara Diduga Rugi Rp322 Miliar

Fadjar menambahkan, dalam ajang tahunan skala global ini, Tim Pertamina (EkoSilika) memaparkan inovasi komersialisasi limbah silika panas bumi dari brine, menjadi sumber daya berharga yang tidak hanya meningkatkan kinerja operasional PLTP, tetapi juga dapat memberikan dampak kepada masyarakat rentan serta menciptakan circular economy.

“Inovasi ini sangat penting dalam mendukung program hilirisasi produk migas sebagaimana dicanangkan Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto,” imbuh Fadjar.

Menurut Fadjar, limbah silika panas bumi dari brine Pertamina nantinya bisa diolah menjadi produk yang memiliki nilai tambah seperti kosmetik, pupuk cair dan pupuk kompos padat.

Pemanfaatan silika dari brine geothermal ini merupakan sebuah terobosan strategis dalam mengoptimalkan sumber daya yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Inovasi ini membuka arah baru dalam pengembangan energi bersih yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional dan menciptakan peluang bisnis baru.

Program SDG Innovation Accelerator for Young Professionals 2025 berlangsung selama 9 bulan dari November 2024 – Juli 20205 yang dilaksanakan di Indonesia dan di berbagai negara lainnya.

“Penghargaan ini memotivasi para talenta muda Pertamina untuk terus berinovasi tiada henti. Kunci keberhasilan bisnis masa depan terletak pada kemampuan melahirkan produk yang inovatif,” tandas Fadjar.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut