Pendapatan Chandra Asri Pacfic Melonjak 237,7 Persen Semester I-2025 Gegara Hal Ini

Pabrik Chandra Asri Pacifik
Sumber :
  • Website Chandra Asri Pacifik

Jakarta, VoxPop – PT Chandra Asri Pacfic Tbk (Chandra Asri Group), mencatat peningkatan pendapatan bersih sebesar 237,7 persen atau mencapai US$2.926,2 juta untuk enam bulan pertama 2025. Dibandingkan US$866,5 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya. 

img_title Tumbuh 23 Persen, MPMX Bukukan Laba Bersih Konsolidasian Rp 336 Miliar di Semester I-2026

Direktur Keuangan Chandra Asri Group, Andre Khor mengungkapkan peningkatan pendapatan itu salah satunya didorong oleh tambahan pendapatan hasil dari akuisisi Aster Chemicals and Energy.

“Kami bangga atas pencapaian di paruh pertama 2025. Setelah akuisisi Aster Chemicals and Energy Pte. Ltd. (Aster) pada 1 April 2025, kami berhasil membukukan laba bersih sebesar US$1,6 miliar. Sebagian besar dari hasil ini berasal dari Bargain Purchase Accounting, yaitu pencatatan keuntungan dari pembelian dengan harga rendah, atau negative goodwill yang berasal dari akuisisi,” ujar Andre dikutip dari keterangannya, Jumat, 1 Agustus 2025.

img_title Samudera Indonesia Cetak Laba Bersih US$32,52 Juta di Semester I-2026

Dia mengatakan, Dengan mengintegrasikan aset Aster, Chandra Asri Group turut memperkuat upaya Indonesia dalam meningkatkan ketahanan energi serta memenuhi permintaan yang terus tumbuh terhadap produk kimia.

Fasilitas pabrik Chandra Asri. (foto ilustrasi)

Photo :
  • Situs Chandra Asri.
img_title Lampaui Target 169 Persen, PT Timah Cetak Laba Bersih Rp 2,71 Triliun di Semester I-2026

“Hal ini menunjukkan bahwa langkah korporasi kami memberikan nilai tambah yang besar, tidak hanya meningkatkan kinerja perusahaan tetapi juga memperkuat neraca keuangan kami,” tambahnya.

Aster akan berperan sebagai pemasok utama produk kilang dan kimia untuk memenuhi kebutuhan domestik Indonesia. Dengan memanfaatkan kilang kelas dunia dan pusat perdagangan Aster, Chandra Asri Group akan memastikan ketersediaan produk minyak bumi yang krusial serta mengisi kesenjangan pasokan bahan kimia utama, termasuk MEG, Polyols, dan berbagai monomer.

Pada 9 Juli 2025, anak usaha infrastruktur Chandra Asri Group, yaitu PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDI Group), berhasil melaksanakan Penawaran Umum Perdana (IPO) dan resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia. IPO ini mencapai keberhasilandengan permintaan yang melampaui target awal sebesar 15 kali lipat dari target dana Rp2,37 triliun, melibatkan lebih dari 430 ribu pesanan dari sekitar 400 ribu investor, suatu rekor dengan 564 kali e-pooling untuk investor ritel.

Melalui dana yang dihimpun dari IPO, CDI Group akan memperkuat kapabilitas anak usaha, mempercepat proyek-proyek strategis dan memberikan layanan infrastruktur yang berdampak positif bagi pertumbuhan industri indonesia hingga regional.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut