5 Tips Menabung Anti Gagal! Cara Sederhana Ini bikin Uang Enggak Cepat Habis
- Bank Neo Commerce
Jakarta, VoxPop – Pada 20 Agustus setiap tahunnya selalu diperingati sebagai Hari Indonesia Menabung. Momentum ini adalah saat yang tepat untuk kita mengingatkan diri sendiri betapa pentingnya untuk menyisihkan setiap pendapatan kita untuk hari esok yang lebih baik.
Hal ini dikarenakan menabung tidak hanya terbatas pada cara kita menjamin kesehatan finansial di masa mendatang, namun juga erat kaitannya dengan pengendalian diri dan juga peningkatan kualitas hidup.
Menabung masih menjadi instrumen keuangan penting yang menjadi pilihan bagi masyarakat mengingat sifatnya yang dapat ditarik sewaktu-waktu dan dapat dilakukan dengan nominal uang yang kecil.
Hanya saja, berdasarkan survei yang dilakukan GoodStats yang bertajuk Perilaku Mengelola Keuangan Masyarakat 2024, hanya 30,1 persen responden yang tercatat memiliki tabungan, sedangkan 69,9 persen sisanya sedang tidak menabung.
Selain itu, Bank Indonesia (BI) juga merilis data Survei Konsumen periode Juni 2025 yang menunjukkan bahwa porsi pendapatan konsumen yang ditabung (saving to income ratio) mengalami kecenderungan penurunan. Per Juni 2025, proporsi tabungan tercatat sebesar 14,1 persen, menurun dibandingkan Mei 2025 sebesar 14,9 persen.
Melihat kondisi tersebut, PT Bank Neo Commerce Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan literasi keuangan kepada masyarakat, dengan kembali mengingatkan pentingnya menabung sedari dini dan dilakukan secara kontinu.
Banyak dari kita yang merasa sangat sulit menabung, kemauan dan niat memang merupakan hal yang utama, namun juga ada hal-hal yang patut diperhatikan, yang mampu membuat kita lebih mudah dan bijak dalam menabung. Berikut merupakan beberapa tips dan kiat sederhana yang dapat dilakukan untuk menabung dengan bijak:
Tentukan tujuan menabung dengan jelas
Penting untuk kita dapat menentukan tujuan menabung dengan jelas, sebagai langkah pertama. Tujuan menabung dapat ditetapkan sebagai tujuan jangka pendek seperti membeli suatu barang tertentu, atau sebagai tujuan jangka panjang contohnya seperti dana pensiun.
Selain tujuan, perlu juga ditetapkan berapa lama dan berapa tujuan akhir nominal yang harus berhasil ditabung, sehingga kita bisa menetapkan berapa besaran yang harus kita sisihkan per bulannya. Menetapkan tujuan menabung dengan jelas di awal, dapat membuat kita lebih fokus dalam memotivasi diri untuk terus berupaya menabung.
