Kepala LAN Tegaskan Kepemimpinan Kolaboratif Dukung Transformasi Ekonomi
Jakarta, VoxPop – Kepala Lembaga Administrasi Negara, Muhammad Taufiq menegaskan, birokrasi ibarat mesin kapal besar, melaju menuju Indonesia Emas. Tentunya lajunya membutuhkan nakhoda sebagai pemimpin visioner dan para pungga kapal yang cakap dan mampu berkolaborasi.
Menurutnya, tanpa karakteristik kepemimpinan yang mumpuni, tentunya kapal akan melambat di tengah kondisi birokrasi Indonesia yang memiliki berbagai tantangan.
Hal tersebut ditegaskan , DEA pada pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan LXV kerjasama LAN dengan Tanoto Foundation, di Aula Prof. Agus Dwiyanto, hari ini.
Dia mengatakan, banyak kerja dan program pemerintah yang membutuhkan kolaborasi dan koordinasi lintas sektor baik antara pemerintah dengan sektor swasta (private sector). Sehingga dapat menghasilkan kebijakan yang adaptif, inklusif, dan berdampak.
Karenanya menurut Taufiq, pelatihan ini merupakan ajang dalam mengasah kembali dan melakukan transformasi pelayanan yang mengacu pada tema nasional PKN. Yakni pengembangan kapasitas kepemimpinan birokrasi dalam mendukung Asta Cita untuk Mewujudkan Indonesia Maju.
“Tema ini dijabarkan ke dalam Tema Angkatan, serta menjadi benang merah dalam penyusunan agenda pembelajaran, benchmarking, policy brief, hingga proyek perubahan. Semua diarahkan untuk mendukung SDGs, transformasi tata kelola, dan dampak riil bagi masyarakat. yakni: Kepemimpinan Kolaboratif dalam Mendukung Transformasi Ekonomi, Tata Kelola, dan Supremasi Hukum Menuju Indonesia Maju,” ujar Taufiq dikutip dari keterangannya, Senin, 11 Agustus 2025.
Gedung Lembaga Administrasi Negara RI
- LAN
“Hal ini tentunya mengacu kepada arahan presiden dalam Asta Cita,” tambahnya.
Dia menguraikan bahwa pelatihan kepemimpinan ini merupakan pelatihan unggulan yang telah dijalankan dan sampai tahun 2024 telah menghasilkan 530 alumni yang unggul dan menjadi pemimpin berdampak di berbagai bidang. Dengan semakin kompleksnya permasalahan birokrasi yang harus bertahan di tengah kemajuan teknologi, maka Pelatihan mengedepankan penggunaan teknologi dengan pendekatan blended learning.
“Dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Maju, tentunya dibutuhkan kolaborasi lintas sector, yang dalam hal ini dilaksanakan, dimana LAN bergandengan dengan Tanoto Foundation melaksanakan pelatihan.” tuturnya.
Sementara itu, Country Head Tanoto Foundation, Inge Sanitasia Kusuma, menguraikan bahwa Tanoto senantiasa siap hadir bagi Indonesia demi memajukan pendidikan berdampak. Indonesia saat ini bergerak menuju negara maju, dalam mendukung tujuan itu, dibutuhkan ekonomi yang bertumbuh, tata kelola, supremasi hukum yang saling bersinergi.
