Gen Z Beralih ke Profesi Jadul, Mengapa Pekerjaan Manual Kini Lebih Diminati?
- freepik.com
Dampak bagi Dunia Kerja dan Gen Z
Tren ini menunjukkan adanya pergeseran prioritas di kalangan Gen Z. Menurut survei Resume Builder, sekitar 42% responden, termasuk lulusan perguruan tinggi, memilih atau bekerja di pekerjaan blue-collar.
Motivasi utama mereka adalah mengurangi risiko digantikan AI dan menghindari beban utang pendidikan. Laki-laki Gen Z, terlepas dari pendidikan, lebih cenderung memilih karier di bidang trades dibanding perempuan.
Sementara itu, meski AI dan robotika terus berkembang, teknologi saat ini belum mampu sepenuhnya menggantikan manusia di dunia nyata. Ken Goldberg dari Robot Learning Foundation menekankan bahwa humanoid robot pengganti pekerja masih merupakan mitos, dan peran manusia tetap dibutuhkan untuk pekerjaan yang kompleks dan sensitif.
AI bukan hanya mengancam pekerjaan kantoran, tetapi juga membuka peluang baru bagi pekerja manual dan terampil. Generasi muda yang bijak memilih untuk menyeimbangkan keamanan finansial, keahlian praktis, dan peluang masa depan dengan memanfaatkan posisi mereka dalam bidang blue-collar.
