Sempat Digadang Jadi Karier Masa Depan, Profesi Bergaji Besar Ini Kini Diprediksi Bakal Lenyap

Ilustrasi manajemen data / Artificial Intelligence (AI)
Sumber :
  • SAP

Jakarta, VoxPop – Beberapa tahun terakhir, perkembangan kecerdasan buatan (AI) telah menciptakan berbagai peluang kerja baru. Salah satunya adalah profesi yang sempat disebut sebagai pekerjaan bergaji enam digit dengan prospek cerah. 

img_title Membongkar 3 Smartwatch Terbaik 2026, Ketika Performa, Kesehatan, dan Produktivitas Menjadi Satu Kesatuan

Ketika ChatGPT meluncur pada tahun 2023, dunia teknologi menyambut lahirnya jalur karier baru yang disebut prompt engineering. Banyak pihak menganggapnya sebagai kesempatan emas untuk memulai karier baru dengan potensi gaji hingga US$200.000 tanpa memerlukan keterampilan coding.

Namun, kenyataan berbicara lain. Profesi yang awalnya dianggap sebagai masa depan karier teknologi ternyata tidak berkembang sesuai harapan. Seiring kemajuan pesat AI yang semakin cerdas dan mampu memahami konteks manusia, pekerjaan ini justru mengalami penurunan relevansi.

img_title Transformasi dan Inovasi Teknologi Makin Pesat, Investasi Modern Lewat AI & Riset Jadi Tren Baru

Sebagaimana diketahui, pada 2023, profesi ini sempat digadang-gadang sebagai jalur karier baru, terutama karena tidak membutuhkan latar belakang pemrograman. “Prompt engineering sebagai keterampilan masih jelas merupakan hal yang baik untuk dimiliki, tetapi itu bukan sebuah jabatan penuh,” kata Allison Shrivastava, ekonom di Indeed, sebagaimana dikutip dari Fortune, Rabu, 27 Agustus 2025.

Data dari Indeed menunjukkan bahwa pencarian pekerjaan prompt engineer memuncak pada April 2023. Namun, kemajuan teknologi AI justru mempercepat penurunan kebutuhan terhadap profesi ini. 

img_title Teknologi Ubah Wajah Pertahanan Modern, Ruang Digital Kini Jadi Medan Strategis Baru

Beberapa tahun lalu, AI generatif masih penuh halusinasi dan kesulitan memahami maksud pengguna. Kini, alat-alat tersebut semakin menyerupai manusia, bahkan mampu mengajukan pertanyaan balik jika sesuatu masih belum jelas.

Ilustrasi aktivitas / bekerja.

Photo :
  • vstory

Meski sebagai profesi ia meredup, keterampilan prompt engineering tetap berharga. Shrivastava menegaskan bahwa keterampilan ini kini bergeser dari sesuatu yang eksklusif di bidang teknologi menjadi kompetensi yang sebaiknya dimiliki semua pekerja. 

Hal ini sejalan dengan laporan LinkedIn yang menyebut literasi AI adalah keterampilan dengan pertumbuhan tercepat di Amerika Serikat. Sebuah survei juga menunjukkan 99 persen pemimpin HR diminta untuk menambahkan keterampilan AI ke dalam persyaratan kerja. 

Namun, Shrivastava mencatat bahwa meskipun ada peningkatan permintaan, jumlah lowongan kerja terkait AI masih relatif kecil. Istilah generative AI hanya muncul di tiga dari setiap 1.000 lowongan di Indeed, meskipun penyebutannya naik 170 persen tahun lalu.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut