Kalbe Farma Siapkan Rp 250 Miliar Buat Buyback, Manajemen Ungkap Tujuannya

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)
Sumber :
  • PAGI.co.id

Jakarta, VoxPop – Emiten farmasi PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) bakal melakukan pembelian kembali alias buyback saham, dengan nilai maksimum mencapai hingga Rp 250 miliar.

img_title IHSG Ditutup Melesat 1,56 Persen ke Level 6.186 Hari Ini!

Melalui keterbukaan informasi BEI, Manajemen KLBF menjelaskan bahwa meskipun kondisi pasar saham tengah fluktuatif dan volatil, namun langkah buyback ini diyakini akan turut memperkuat fundamental perseroan.

"Buyback akan dibiayai menggunakan dana internal perseroan tanpa mengganggu kegiatan operasional," kata Manajemen KLBF dalam keterangannya, Rabu, 3 September 2025.

img_title Raup Rp 2,4 Triliun dari Penerbitan Samurai Bond di Jepang, Surge & Weave Perluas Jaringan FTTH

Karyawan mengamati layar yang menampilkan informasi pergerakan IHSG di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (26/6/2020). (Foto ilustrasi)

Photo :
  • ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Manajemen memperkirakan akan adanya penurunan pendapatan bunga sekitar Rp 2,5 miliar pasca buyback. Meskipun, hal itu diyakini juga tidak akan berdampak secara material terhadap kinerja Kalbe Farma sendiri.

img_title Demutualisasi BEI Jadi Strategi Perkuat Pasar Modal, Ini Penjelasannya

Manajemen berharap, langkah pembelian kembali saham atau buyback ini nantinya akan dapat memberikan keyakinan kepada para investor atas nilai saham perseroan secara fundamental.

"Serta meningkatkan fleksibilitas dalam pengelolaan modal jangka panjang," ujarnya.

Sebagai informasi, periode buyback ditetapkan mulai 4 September hingga 3 Desember 2025, dengan harga saham yang dianggap wajar sesuai ketentuan OJK. Biaya yang timbul dari aksi korporasi ini seperti misalnya biaya perantara pedagang efek dan biaya terkait lainnya, diperkirakan maksimal 0,1 persen dari total nilai buyback.

Sementara dari sisi kinerja perseroan, Manajemen KLBF memperkirakan bahwa aksi buyback nantinya juga akan berdampak positif terhadap laba per saham (EPS).

Dengan dibelinya kembali seluruh saham, proforma EPS pun diproyeksikan naik menjadi Rp 70,43 per saham, atau lebih tinggi dibandingkan Rp 70,16 per saham yang dicatatkan pada tahun buku 2024. Selain untuk menjaga stabilitas harga saham, manajemen KLBF juga memastikan bahwa saham hasil buyback juga dapat dimanfaatkan sebagai saham treasuri. 

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK Hasan Fawzi.

Dana Asing Berbalik Positif, OJK Catat Net Buy Rp 1,62 Triliun Sepanjang Juli 2026

OJK melaporkan, aliran dana investor asing berbalik positif dengan net buy Rp 1,62 triliun sepanjang Juli 2026 setelah sebelumnya pasar saham domestik dibayangi aksi jual

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut