Mandiri Sahabatku Hadir di Taiwan, Dorong PMI Jadi Wirausaha Tangguh dan Mandiri

Mandiri Sahabatku hadir di Taiwan
Sumber :
  • Bank Mandiri

Bagi para PMI, manfaat program ini sangat terasa. Nur Kholifah, PMI sektor hospitality asal Kendal, mengaku termotivasi membuka usaha setelah mengikuti kelas perencanaan keuangan.

img_title Kisah Pilu Dua PMI di Arab Saudi Viral, Ngaku Dipaksa Layani 450 Pria dalam Sebulan

“Dari kelas financial planning saya mulai paham bagaimana mencatat dan memisahkan tabungan modal. Target saya tahun depan bisa buka usaha kecil bersama adik di kampung. Hari ini saya dapat ilmu perencanaan biayanya,” ungkapnya.

Sejak pertama kali digulirkan pada 2011, Mandiri Sahabatku telah diikuti oleh 21.472 PMI yang tersebar di Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Hong Kong, Malaysia, Jepang, dan Korea Selatan. Di dalam negeri, program ini dilanjutkan dengan pembinaan berkelanjutan bagi purna PMI dan keluarga di berbagai kota kantong PMI terutama Indramayu, Cilacap, Ponorogo, Malang untuk memastikan keterampilan, akses perbankan, dan usaha yang berkembang.

img_title BRINS Gelar Aksi Donor Darah Serentak di 18 Titik, Targetkan 1.000 Kantong Darah

Selain pelatihan, Mandiri Sahabatku juga terintegrasi dengan program Livin’ Around The World (LATW), yang memperkenalkan ekosistem digital Livin’ by Mandiri kepada nasabah diaspora. Melalui kehadiran Livin’ by Mandiri, PMI dapat membuka rekening dengan SIM lokal, mengakses transaksi harian, hingga berinvestasi. Bukan hanya itu, Bank Mandiri juga menghadirkan promo khusus berupa reward hingga Rp500.000 bagi pengguna baru.

Program ini juga merupakan bentuk nyata komitmen Bank Mandiri dalam mendorong inklusi keuangan dan ekonomi kerakyatan, serta mendukung penerapan prinsip ESG dan pencapaian SDGs, khususnya pada peningkatan kapasitas SDM, penciptaan peluang usaha, dan penguatan ketahanan ekonomi keluarga PMI.

img_title Tok! Bank Mandiri Gelontorkan Rp1,17 Triliun untuk Buyback Saham Demi Jaga Kepercayaan Investor”

“Dengan semangat Sinergi Membangun Negeri, Bank Mandiri percaya sinergi antara pemerintah, perbankan, dan komunitas PMI akan menjadi motor penting dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga migran, memperluas kemandirian usaha, serta membangun daya saing tenaga kerja Indonesia di kancah global,” pungkas Dadang.

Ilustrasi industri (Dok. Istimewa)

PMI Manufaktur Tunjukkan Sinyal Positif, Kadin Ingatkan Industri Belum Pulih Secara Kuat

PMI Manufaktur Indonesia naik ke 50,2 pada Juli 2026 dan kembali ke zona ekspansi. Namun, Kadin menilai capaian ini belum cukup membuktikan industri nasional telah pulih.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut