Emiten Ini Dinilai Diuntungkan dari Mulai Dijualnya iPhone 17 di Indonesia

iPhone 17 Series.
Sumber :
  • Dok. Antara

Jakarta, VoxPop – Tingginya antusiasme konsumen iPhone 17 berpotensi mendongkrak kinerja emiten BEI. Antusiasme tersebut terlihat positif pada sejak penjualan hari pertama produk telepon genggam tersebut di Indonesia. Hal ini juga terlihat jelas pada acara iBox Midnight, Launch iPhone 17 yang digelar di The Space, Senayan City pada tengah malam 16 Oktober 2025.

img_title Semester I-2026, Penjualan VKTR Naik 56 % Tembus Rp 647 Miliar

Acara tersebut disambut hangat oleh konsumen premium dan komunitas penggemar Apple. Selain itu, antrean mengekor pembeli juga tampak di sejumlah gerai iBox pada hari pertama penjualan, Jumat (17/10). Antrean sudah tampak bahkan sejak sebelum pusat perbelanjaan dibuka pada pukul 7 pagi.

Laporan riset terbaru Verdhana Sekuritas Indonesia menyebutkan bahwa PT Erajaya Swasembada Tbk (IDX: ERAA) sebagai salah satu distributor utama Apple di Indonesia berpotensi diuntungkan atas kehadiran iPhone17.

img_title Orang AS Ketagihan Tempe, Produk Pangan RI Laris hingga Rp 150 Miliar di New York

“ERAA berpotensi memperoleh manfaat dari peningkatan penjualan dan margin yang didorong oleh tingginya permintaan terhadap iPhone 17, yang pada nantinya berpotensi mendukung pertumbuhan laba yang kuat pada kuartal keempat tahun 2025,” ujar Jody Indra Wijaya, Equity Research Analyst Verdhana Sekuritas Indonesia, dikutip dari keterangannya, Senin, 20 Oktober 2025.

“ERAA menunjukkan tanda-tanda perbaikan pada kuartal ketiga tahun 2025 (3Q25F), sebagaimana tercermin dari pertumbuhan Same Store Sales Growth (SSSG - pertumbuhan penjualan di toko yang sama) per Agustus 2025 (8M25 YTD) sebesar -1,5% yoy, membaik dibandingkan -3,1% yoy pada paruh pertama 2025,” ungkap Jody.

img_title Pengguna Produk Apple Terus Melonjak, iFixied Tingkatkan Infrastruktur Layanan Perbaikan

Verdhana Sekuritas menulis bahwa kuartal ketiga biasanya merupakan periode yang lebih tenang bagi ERAA, dengan momentum yang lebih kuat diperkirakan terjadi pada kuartal keempat 2025 didorong oleh peluncuran iPhone 17, siklus produk yang secara historis menghasilkan penjualan dan margin yang lebih tinggi dibandingkan model ponsel lainnya.

“Survei kami di industri mengindikasikan bahwa Apple telah mengamankan lisensi impor seri-seri iPhone hingga tahun depan. Oleh karena itu, kami memperkirakan ERAA akan membukukan pertumbuhan laba paling kuat di antara peritel non-pokok yang kami pantau pada kuartal keempat 2025,” ujar Jody.

Selain momentum peluncuran produk premium, melalui anak usahanya PT Sinar Eka Selaras Tbk atau Erajaya Active Lifestyle (IDX: ERAL), ERAA terus memperluas lini bisnis gaya hidup yang menjadi sumber pertumbuhan baru perseroan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut