Didukung Danantara, Wamen ESDM Pacu 'Waste to Energy' Jadi Pilar Ketahanan Energi Nasional

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung.
Sumber :
  • Antara.

Jakarta, VoxPop – Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung mengatakan, program waste to energy merupakan bentuk keseriusan pemerintah, dalam menanggulangi persoalan sampah sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

img_title Wamen ESDM Pastikan Pasokan BBM B50 di Tapanuli Selatan Lancar

"Mengolah sampah menjadi energi bukan hanya menjawab krisis lingkungan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan energi Indonesia, baik untuk industri nasional maupun kebutuhan rumah tangga," kata Yuliot, dikutip Selasa, 28 Oktober 2025.

Warung di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang

Photo :
  • YouTube
img_title Pramono Bantah Lahan 100 Hektare di Banten Buat Buang Sampah Jakarta

Senada, Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani menjelaskan, pihaknya juga bakal menyinergikan pelaksanaan program waste to energy ini bersama dengan Kementerian ESDM.

Nantinya, Danantara akan berperan langsung sebagai pemegang saham dalam proyek Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) itu, untuk memastikan program berjalan tepat sasaran, efisien, dan berkelanjutan.

img_title PLN Bakal Serap Listrik Hasil PSEL Legoknangka, Wamen ESDM: Sesuai Arahan Presiden Prabowo

"Waste to energy merupakan bagian dari komitmen Danantara dalam mewujudkan ekonomi sirkular dan transisi energi hijau di Indonesia," kata Rosan.

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani

Photo :
  • Dok. Istimewa

"Kami ingin menghadirkan solusi energi bersih yang berbasis inovasi, agar sampah tidak lagi menjadi beban, melainkan sumber daya," ujarnya.

Rosan menambahkan, proyek PSEL akan mengolah tidak hanya sampah baru, tetapi juga tumpukan lama yang ada di TPA. Yakni dengan menggunakan teknologi insinerasi modern berstandar internasional.

“Bersama pemerintah dan masyarakat, kita mendorong pengolahan sampah menjadi energi sebagai solusi inovatif untuk mengatasi krisis sampah, sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang," ujarnya.

Diketahui, sebelumnya Presiden Prabowo telah menargetkan Indonesia memiliki 34 proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik alias Waste to Energy (WTE) dalam dua tahun ke depan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi nasional memperkuat ketahanan energi sekaligus menuntaskan persoalan sampah perkotaan.

Sebagai dasar hukum, Presiden Prabowo telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah Perkotaan melalui Pengolahan Sampah Menjadi Energi Terbarukan Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan, yang menjadi landasan percepatan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di berbagai wilayah.

Pada tahap awal, proyek PSEL akan dikembangkan di sepuluh kota prioritas: Tangerang, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Denpasar, dan Makassar, dengan kapasitas minimal 1.000 ton sampah per hari di setiap lokasi.

Kerja sma IFG Life dalam Danantara Housing Expo 2026.

Perkuat Ekosistem Pembiayaan Hunian, IFG Life Sediakan Asuransi Jiwa Kredit di Danantara Housing Expo 2026

PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life), anggota IFG, BUMN holding asuransi, penjaminan, dan investasi dalam menghadirkan perlindungan asuransi jiwa kredit bagi masyarakat.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut