Rosan Tegaskan Negosiasi Utang Whoosh dengan China Masih Berjalan

CEO Danantara, Rosan Roeslani
Sumber :
  • Biro Pers Sekretariat Presiden

Jakarta, VoxPop – CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani mengungkap perkembangan negosiasi utang kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh dengan China. Rosan menjelaskan proses negosiasi itu masih berjalan hingga saat ini. 

img_title Sekolah Rakyat Terintegrasi Cirebon Rampung dan Mulai MPLS, Brantas Abipraya Bangun Infrastruktur Investasi Masa Depan

"Ya ini masih berjalan," ucap Rosan seusai bertemu Presiden Prabowo Subianto di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 4 November 2025.

Kereta Cepat Whoosh

Photo :
  • Istimewa
img_title Gedung di PIK 2 Kebakaran, Damkar Evakuasi 3 WNA China

Maka itu, Rosan mengatakan, belum ada kesepakatan dengan China mengenai polemik utang Whoosh. 

"Belum, masih berjalan," katanya. 

img_title Danantara Housing Expo 2026 Tawarkan Promo Spesial KPR dengan DP Mulai 1 %

Di sisi lain, Rosan menyebut proses negosiasi ini melibatkan sejumlah kementerian, seperti Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Kementerian Keuangan, Kemenhub, dan Danantara. 

Kerja sama lintas kementerian ini diperlukan untuk memastikan kehadiran pemerintah dalam pelayanan transportasi umum. 

"Arahan Presiden memang kehadiran pemerintah untuk kepentingan transportasi," katanya. 

Kemudian, dalam pelayanan transportasi umum jangan melihat untung dan rugi, tetapi juga harus memperhitungkan manfaat bagi masyarakat.

"Memang tidak hanya dilihat dari segi untung rugi saja, tetapi dampaknya pada masyarakat dan melihat pada UU yang ada memang jadi tugas pemerintah," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Presiden RI Prabowo Subianto memastikan akan bertanggungjawab atas polemik utang kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh. Kepala Negara akan membayar utang Whoosh senilai Rp 1,2 triliun per tahun. 

"Pokoknya enggak ada masalah, karena itu kita bayar mungkin Rp1,2 triliun per tahun," ucap Prabowo usai meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Jakarta, Selasa, 4 November 2025.

Di sisi lain, Prabowo menilai kereta cepat Whoosh memiliki banyak manfaat bagi masyarakat. Salah satunya yaitu untuk mengurangi kemacetan lalu lintas hingga polusi udara.

"Manfaatnya, mengurangi macet, mengurangi polusi, mempercepat perjalanan, ini semua harus dihitung," katanya. 

Penumpang kereta cepat Whoosh saat libur Lebaran

Photo :
  • Dok. KCIC

Selain itu, Prabowo mengatakan, kehadiran kereta cepat Whoosh membuat Indonesia menguasai teknologi. Proyek kereta cepat juga menjadi simbol persahabatan Indonesia dan China. 

"Sudahlah, Presiden RI ambil alih tanggung jawab. Kita kuat, uang kita ada, duit yang dikorupsi hemat," katanya. 

PP Properti.

Danantara Housing Expo 2026, PP Properti Tawarkan 8 Proyek Hunian Berkelanjutan

PT PP Properti Tbk (PPRO), salah satu pengembang properti nasional, memberikan dukungan penuh terhadap Program 3 Juta Rumah yang menjadi salah satu program prioritas.

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut