Pemerintah Bakal Bangun 30 Pabrik Pakan Ternak Senilai Rp 20 Triliun

Mentan Amran usai Ratas di Istana Negara
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden

Jakarta, VoxPop – Presiden Prabowo Subianto mengadakan rapat terbatas (ratas) dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 20 November 2025. 

img_title Orang AS Ketagihan Tempe, Produk Pangan RI Laris hingga Rp 150 Miliar di New York

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman melaporkan kepada Prabowo mengenai rencana pembangunan pabrik pakan ternak di 30 titik dengan anggaran senilai Rp 20 triliun.

Untuk tahap pertama, Amran mengatakan akan dibangun 12 pabrik pakan dan tahap berikutnya 18 pabrik.

img_title Harga Beras dan Minyak Stabil Meski Cabai, Telur dan Daging Ayam Naik, Cek Daftarnya

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman (Dok: Kementan)

Photo :
  • VoxPop.co.id/Anisa Aulia

"Kita akan bangun, pertama adalah 12, daerah 12 titik, pabrik pakan, kemudian tahap kedua adalah 18 titik. Anggarannya Rp 20 triliun," kata Mentan Amran.

img_title Kejar Swasembada, Pemerintah Wajibkan Pabrik Gula Punya Kebun Tebu Sendiri

Amran menekankan, 30 pabrik pakan itu dibangun untuk mendukung peternak kecil. 

“Sekali lagi, ini dibangun untuk peternak-peternak kecil. Jadi ini dibangun untuk peternak-peternak kecil, untuk mendukung, men-support peternak-peternak kecil,” pungkas Amran.

Amran menyatakan, pembangunan puluhan pabrik itu untuk mendukung ekosistem peternakan rakyat dari sisi hulu untuk menjaga stabilitas harga pakan, vaksin, dan obat-obatan. Pemerintah ingin memastikan keberlanjutan usaha peternak di seluruh Indonesia yang mencapai 3,7 juta peternak. 

“Kita siapkan HPP (Harga Pokok Penjualan), HPP harus dijaga dengan baik. Harga penjualan, harga pokok penjualan, peternakan, juga telur, kemudian ada nanti HET (Harga Eceran Tertinggi) untuk pakan. Sehingga harga tidak jauh berfluktuasi,” ucap Amran.

Selain mengenai pembangunan pabrik pakan tersebut, dalam ratas hari ini, Amran juga melaporkan mengenai perkembangan produksi pangan, terutama beras nasional. Amran menyatakan, Indonesia akan mencapai swasembada pangan pada akhir tahun ini. 

“Kami laporkan tentang perkembangan pangan khusus untuk beras, pangan kita khusus beras. Insyaallah, insyaallah tanggal 31 Desember jam 12.00. Kalau tidak ada aral melintang, 30 hari lebih, 40 hari ke depan Indonesia swasembada pangan. Itu yang pertama. Dan ini adalah dari target 4 tahun, tetapi kita capai insyaallah 1 tahun,” kata Amran.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman saat berdialog bersama petani - Foto Dok Humas Kementan RI

Photo :
  • VoxPop.co.id/Muhammad Faidurrahman (Kalsel)

Amran menjelaskan capaian tersebut merupakan lompatan besar dari target awal pemerintah. Amran menyebut swasembada beras ini merupakan hasil dari arahan langsung dan gagasan besar Presiden Prabowo sejak awal pemerintahan. 

“Ini adalah gagasan besar Bapak Presiden. Pertama kami di target 4 tahun, kemudian setelah 21 hari berubah menjadi 3 tahun, dan setelah 45 hari berubah menjadi 1 tahun. Berkat dukungan penuh dari segi regulasi, kemudian pembiayaan, Alhamdulillah kita bisa capai dalam waktu singkat,” kata Amran.

Mentan Amran.

80 Persen Beras Fortifikasi Tak Sesuai Standar dan Lebih Mahal, Amran: Itu Penipuan

Mentan Amran menemukan sekitar 80 persen beras fortifikasi yang beredar tidak memenuhi standar mutu, setelah dilakukan pengujian terhadap sampel dari berbagai daerah.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut