Baru 24,9 Persen UMKM yang Go Digital, Pelatihan Konten Disebut Bisa Dongkrak Penjualan Berkali-kali Lipat
- Istimewa
Jakarta, VoxPop – Di tengah meningkatnya persaingan bisnis digital, pelaku UMKM dituntut untuk bisa beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen yang kini banyak mencari informasi melalui konten visual. Kemampuan membuat video, memahami algoritma platform, hingga membangun kredibilitas digital menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing.
Di berbagai daerah, termasuk Banjarnegara, kebutuhan penguatan kapasitas digital semakin mendesak seiring laju ekonomi kreatif yang kian cepat. Karena itulah pelatihan berbasis konten menjadi salah satu strategi yang mulai dilirik untuk mendongkrak penjualan UMKM.
Tokopedia dan TikTok Shop by Tokopedia (TikTok Shop) bersama Pemerintah Kabupaten Banjarnegara menggelar pelatihan Creators Lab untuk 200 UMKM lokal pada 29 November 2026.
Inisiatif ini mendukung program pemberdayaan UMKM ‘Juragan UMKM’ dari Kementerian UMKM. Program tersebut menargetkan peningkatan kemampuan pelaku usaha dalam membuat konten video untuk mendukung penjualan dan memperluas kontribusi terhadap ekonomi digital.
Indonesia sendiri memiliki potensi ekonomi digital yang sangat besar. Nilai ekonomi digital nasional mencapai sekitar Rp 1.497 triliun pada 2024 dan ditargetkan melonjak menjadi sekitar Rp 6.654 triliun pada 2030.
![]()
Namun, tingkat adopsi digital UMKM masih rendah. Dari 64,2 juta UMKM, baru 24,9 persen yang terhubung secara digital. Kondisi ini menunjukkan gap yang besar antara potensi dan realisasi kontribusi UMKM terhadap ekonomi digital.
"Ini menjadi dasar kami berkolaborasi bersama mitra strategis seperti pemerintah. Kami ingin mendorong pemanfaatan platform digital di tengah lebih banyak UMKM termasuk di Banjarnegara," kata Senior Director of Tokopedia and TikTok E-commerce Indonesia, Vonny Ernita Susamto, sebagaimana dikutip dari siaran pers, Senin, 1 Desember 2025.
"Lewat Creators Lab, kami membekali UMKM dengan keterampilan membuat konten video, baik short video maupun livestreaming untuk mempercepat laju bisnis mereka," ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa transaksi penjual di Tokopedia dan TikTok Shop dapat naik 30 kali berkat livestreaming dan 31 kali berkat short video. Dari sisi pemerintah pusat, dukungan digitalisasi UMKM terus menjadi fokus.
"UMKM berkontribusi 61,9 persen terhadap PDB nasional dan menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja di Indonesia," ungkap Asisten Deputi Pemasaran dan Digitalisasi Kementerian UMKM Republik Indonesia, Ari Hanindya Hartika.
