Indonesia Siap Jadi Raja AI di ASEAN, Huawei Sudah Siapkan Langkah di Jakarta
- Dok. Kemenkomdigi
Jakarta, VoxPop – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menegaskan bahwa saat ini Indonesia sedang menuju realisasi peta jalan kecerdasan buatan (AI) nasional yang menyeimbangkan inovasi dengan regulasi.
Menurutnya, peta jalan tersebut berlandaskan pada percepatan adopsi, etika dan kepercayaan yang terjamin, memprioritaskan pada inklusivitas, di samping pengembangan infrastruktur, talenta, investasi, serta penelitian dan pengembangan.
Pernyataan wamenkomdigi ini bagian dari perhelatan Huawei Cloud Summit Indonesia dimana perusahaan teknologi asal China itu mengumumkan sejumlah komitmen penting dalam rangka mengukuhkan posisi Indonesia sebagai mesin penggerak utama pengembangan teknologi AI untuk kawasan ASEAN.
Huawei Cloud telah membangun ekosistem digital yang terus berkembang di Indonesia melalui kolaborasi dengan lebih dari 300 mitra dalam rangka melayani pelanggan di berbagai sektor industri.
Kemitraan mencakup kolaborasi dengan raksasa industri telekomunikasi Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) dan XLSmart, BUMN ketenagalistrikan PLN, serta Bluebird, BCA, CT Corp, dan Alfamart. Kolaborasi Huawei Cloud dengan para pimpinan industri ini bertujuan mendorong transformasi digital dan AI di semua sektor.
"Kami menyambut baik peningkatan dan perluasan infrastruktur Huawei Cloud di Indonesia untuk mengantar Indonesia memasuki era AI. Ini sangat penting untuk memanfaatkan keahlian internasional dan mendorong pertumbuhan yang inklusif dan inovatif," kata Nezar Patria di Jakarta, Rabu, 3 Desember 2025.
Pada kesempatan yang sama, President of Huawei Cloud Asia Pacific Sunny Shang mengingatkan jika era AI telah tiba, dan Indonesia – dengan populasi besar dan perekonomian yang dinamis – berada pada posisi strategis untuk menjadi kekuatan utama AI di kawasan ini.
"Kami berkomitmen untuk terus memperkuat infrastruktur lokal dan kapabilitas AI full-stack kami dalam upaya mendorong laju transformasi kecerdasan bersama dengan mitra ekosistem,' jelas Sunny.
Ia juga menegaskan kembali komitmen Huawei untuk memperkuat pondasi bagi pertumbuhan bisnis yang aman, terukur dan terus meningkat serta dengan senantiasa menghormati kedaulatan data Indonesia, melalui peluncuran Zona Ketersediaan (Availability Zone) keempat dari Region Jakarta Huawei Cloud di 2026.
"Sejak peluncuran Region Jakarta Huawei Cloud, kami terus meningkatkan kontribusi bagi Indonesia. Kami merasa terhormat dapat bermitra dengan para pemimpin industri dan mendukung ratusan usaha kecil dan menengah. Upaya ini telah menciptakan puluhan ribu lapangan kerja dan membina generasi baru talenta digital," tegasnya.
