Zulhas Dorong Ekonomi Desa Lewat Kopdes: Indonesia Terang Itu dari Lilin-lilin Kecil di Desa

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan
Sumber :
  • Tangkapan Layar

Jakarta, VoxPop – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menekankan kedaulatan ekonomi Indonesia tidak bisa bertumpu hanya pada pertumbuhan kota-kota besar. Pembangunan ekonomi harus dimulai dari desa melalui pemberdayaan masyarakat dan penguatan rantai pasok lokal.

img_title Pemerintah Kebut Dapur MBG di Wilayah 3T, Target Rampung Pekan Ini

Zulhas menolak anggapan bahwa kemajuan ekonomi cukup digerakkan oleh sedikit pelaku besar atau pusat kota saja. Menurutnya, tidak mungkin Indonesia 'terang' hanya dari segelintir pengusaha besar di ibukota saja.  

Kekuatan ekonomi justru lahir dari desa-desa yang produktif. Menurut Zulhas, praktik inilah yang dilakukan Tiongkok dan Korea Selatan sehingga negaranya bisa maju pesat dalam dua dekade terakhir. 

img_title BGN Luruskan Isu 13.000 Dapur MBG Dibuka Sekaligus, Pekan Depan Baru 300 SPPG Mulai Beroperasi

"Tidak mungkin, Indonesia terang cuma dari Jakarta. Ada Monas, Indonesia terang. Maksud saya, ada 10 pengusaha besar, Indonesia cerah. Tidak, tidak bisa. Indonesia akan berdaulat di bidang ekonomi lalau ada lilin-lilin kecil yang menyalah di seluruh desa. Baru kita akan terang. Itulah saya kira yang dibangun di Tiongkok dan Korea Selatan," jelas Zulhas dalam paparan di acara Bisnis Indonesia Conference di Jakarta pada Senin, 8 Desember 2025. 

Kebutuhan bahan pokok dan sayur mayur yang dijual di pasar tradisional di Bali. (foto ilustrasi)

Photo :
  • VoxPop.co.id/Maha Liarosh (Bali)
img_title Menko Zulhas Sebut Ponpes Bisa Bangun Dapur MBG, Ini Syaratnya

Berdasarkan kondisi tersebut, Zulhas menyampaikan pemerintah menyiapkan langkah konkret untuk menghidupkan aktivitas ekonomi di tingkat desa. Ia menekankan pentingnya menciptakan wirausaha baru dengan membangun ekosistem yang memungkinkan masyarakat desa lebih kreatif dan mandiri. 

"Kita harus mengembangkan ekonomi di desa-desa. Bicara ekonomi itu sesuatu yang biasa dan akan lahir entrepreneur-entrepreneur baru," ujar Zulhas. 

Untuk mempercepat proses tersebut, pemerintah memperkenalkan kebijakan baru berupa pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) yang berperan sebagai offtaker komoditas lokal. Kopdes akan memastikan hasil panen atau ternak rakyat terserap dengan harga sesuai ketetapan pemerintah, bukan harga rendah dari tengkulak. 

“Kalau petani gabahnya banyak tidak laku, dibeli. Kopdes harus dengan harga pemerintah. Tengkulak-tengkulak harus habis,” tegasnya.

Ia menjelaskan, sistem ini akan bekerja dengan prinsip closed-loop economy, di mana Kopdes, BUMDes, UMKM, hingga jaringan usaha desa akan memasok kebutuhan ke Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diharapkan memangkas jalur distribusi yang selama ini terlalu panjang dan merugikan petani serta peternak.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut