Perusahaan Asuransi Diminta AAJI Permudah Klaim Korban Bencana Sumatera

 Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Budi Tampubolon.
Sumber :
  • Anisa Aulia/VoxPop.

Jakarta, VoxPop – Perusahaan anggota Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) diminta untuk proaktif membantu nasabah yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera. Khususnya dalam memberikan kemudahan proses pengajuan klaim.

img_title Mendagri Tito Sebut Kerusakan Bencana Sumatera Pada 2025 Jadi yang Terluas Sejak Indonesia Merdeka

Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon mengungkapkan keprihatinannya atas musibah tersebut.  industri asuransi ditegaskan tetap hadir memberikan kepastian dan kemudahan bagi pemegang polis.

"AAJI mengimbau dan sudah mengeluarkan surat edaran, juga berkoordinasi dengan OJK (Otoritas Jasa Keuangan), supaya perusahaan asuransi jiwa pada kesempatan pertama dimungkinkan itu proactively mencoba mencari tahu nasabah pemegang polis kami yang mungkin ikut terdampak musibah banjir Sumatera,” katanya di Jakarta, dikutip Selasa, 9 Desember 2025.

img_title Hujan Deras Jadi Penyebab Banjir di Kota Padang, Tim SAR Imbau Warga Waspada Bencana

Dia mendorong perusahaan asuransi agar tidak hanya menunggu laporan klaim dari nasabah, tapi melakukan aksi ‘jemput bola’ dengan menghubungi nasabah di wilayah terdampak guna memastikan kondisi mereka melalui kantor pemasaran maupun kantor layanan setempat.

Meskipun demikian, Budi memahami adanya berbagai kendala di lapangan, termasuk terputusnya akses komunikasi dan transportasi, hingga ketiadaan listrik di sejumlah daerah akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor tersebut.

img_title Kafispolgama Salurkan Donasi Rp75 Juta Buat Pemulihan Korban Banjir Sumatera

“Saya tahu sebagian perusahaan asuransi sudah mencoba menghubungi nasabahnya, bahkan juga mencoba menghubungi pegawainya yang ada di wilayah tersebut, tapi ternyata kontak tidak selalu mudah (dilakukan) untuk minggu kemarin. Semoga di minggu-minggu ke depan (komunikasi) ini jadi lebih mudah,” ujarnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga menekankan pentingnya relaksasi atau kelonggaran terkait dokumen persyaratan klaim, mengingat skala bencana yang terjadi amat besar.

Budi menyadari bahwa dalam kondisi tersebut, dokumen-dokumen fisik milik nasabah, termasuk polis asuransi dan dokumen pendukung lainnya, sangat mungkin hilang atau rusak.

Ia berharap kebijakan itu dapat meringankan beban para pemegang polis yang menjadi korban dalam bencana tersebut, sehingga manfaat perlindungan produk asuransi dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

"Kami mengantisipasi bahwa ada beberapa supporting document (dokumen pendukung) untuk mengajukan klaim yang mungkin hilang, yang mungkin rusak. Kami tidak bisa paksa, tapi kami meminta dan mengimbau kepada (perusahaan) anggota supaya tolong dicarikan solusi (terkait ketiadaan persyaratan dokumen klaim tersebut),” ucap Budi Tampubolon. (Ant)

Presiden Direktur AIA, Harsya Prasetyo.

AIA Tingkatkan Layanan Digital, Pekuat Kepercayaan hingga Perlindungan Nasabah

PT AIA Financial (AIA) meluncurkan platform digital yang dirancang untuk memberikan pengalaman perlindungan yang lebih mudah, transparan, dan terintegrasi bagi nasabah.

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut