Pemerintah Siapkan Lompatan Digital

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.
Sumber :
  • Komdigi RI

Jakarta, VoxPop – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi mengumumkan Arah Indonesia Digital, panduan pembangunan digital yang mencakup aspek terhubung, tumbuh, dan terjaga.

img_title Membongkar Kacamata Pintar untuk Rekam Video: Di Balik Kemudahannya Tersimpan Risiko Penyalahgunaan

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyampaikan bahwa Arah Indonesia Digital selaras dengan visi Indonesia Emas 2045 dan Rancangan Strategis 2025-2029 yang berpedoman pada Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Dalam aspek terhubung, Kemkomdigi berupaya menghadirkan konektivitas digital yang inklusif, berkualitas, dan terjangkau. Guna menghadirkan konektivitas yang inklusif, Kemkomdigi telah melakukan lelang seleksi pengguna pita frekuensi radio 1,4 GHz yang diarahkan untuk menghadirkan layanan akses internet terjangkau.

img_title Telkom Perluas Pemanfaatan Pendidikan Digital, Lebih dari 718 Ribu Siswa Manfaatkan PIJAR

Meutya Hafid menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan seluruh masyarakat bisa menikmati akses internet yang terjangkau pada 2026. "Sehingga inklusifitas juga bisa dirasakan dari sisi keterjangkauannya bagi masyarakat yang sebelumnya tidak memiliki kemampuan untuk mengakses internet," katanya di Jakarta, Rabu, 10 Desember 2025.

Dalam aspek tumbuh, pemerintah menekankan perlunya menghadirkan ekosistem digital yang bisa memberdayakan, memperkuat pelaku usaha lokal, serta membuat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas.

img_title 3 Aplikasi AI untuk Transkrip Video 2026, Ketika Editing dan Dokumentasi Menjadi Lebih Efisien

Menkomdigi mengemukakan perlunya mendorong terwujudnya ekosistem digital yang mampu meningkatkan perdagangan, menumbuhkan talenta digital, serta menciptakan kolaborasi yang sehat. "Transformasi digital harus memberikan nilai tambah nyata bagi ekonomi dan membuka peluang bagi semua," jelas dia.

Kemkomdigi menyusun kerangka etika kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI dan Peta Jalan AI sebagai bagian dari upaya transformasi digital. Meutya Hafid mengatakan bahwa kedua dokumen tersebut telah 90 persen rampung dan ditargetkan terbit tahun depan.

Selain itu, Kemkomdigi membuka Garuda Spark Innovation Hub di kota seperti Jakarta, Bandung, dan Medan sebagai wadah talenta serta inovasi digital di daerah.

Menkomdigi mengatakan bahwa Garuda Spark Innovation Hub selanjutnya akan dihadirkan di kota-kota yang lain. Dalam aspek terjaga, pemerintah berusaha menghadirkan ruang digital yang aman dari berbagai kejahatan siber, termasuk penipuan, perjudian, kejahatan terhadap anak, peretasan, dan kebocoran data.

"Untuk poin ini, mungkin kerja sama dengan BSSN harus kita tingkatkan dengan lebih kuat lagi, karena rasanya tidak ada manfaatnya atau bahkan lebih banyak mudaratnya kalau kita membangun, kita meluaskan pertumbuhan (digitalisasi), namun tidak terjaga," tuturnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut