Dibuka Menghijau, IHSG Berpotensi Terkonsolidasi saat Pasar Fokus ke Data Ekonomi AS

Karyawan mengamati layar yang menampilkan informasi pergerakan IHSG di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (26/6/2020). (Foto ilustrasi)
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Jakarta, VoxPop – IHSG dibuka menguat 35 poin atau 0,41 persen di level 8.695 pada pembukaan perdagangan Senin, 15 Desember 2025.

img_title IHSG Ditutup Menguat 0,77 Persen ke Level 6.234, Seluruh Indeks Bursa Kompak Berakhir di Zona Hijau

Tim Riset Phintraco Sekuritas memprediksi, IHSG berpotensi mengalami konsolidasi pada perdagangan hari ini.

"Diperkirakan IHSG berpotensi mengalami konsolidasi," kata tim riset Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya, Senin, 15 Desember 2025.

img_title Kadin Se Indonesia Dipanggil Prabowo, Anindya Ungkap Diskusi soal Genjot Ekonomi Daerah

Ilustrasi papan saham IHSG.

Photo :
  • VoxPop/Muhamad Solihin

Riset tersebut menjelaskan bahwa fokus perhatian pasar pada pekan ini adalah dirilisnya beberapa data ekonomi penting dari Amerika Serikat (AS). Data tersebut seperti nonfarm payrolls bulan Oktober dan November 2025.

img_title BI Disebut Tak Fokus Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Destry: Salah itu, Kami Tetap Konsen

Kemudian, dijadwalkan juga akan dirilis sejumlah data ekonomi lainnya seperti retail sales, inflasi, dan indeks PMI. Investor juga akan menantikan keputusan kebijakan moneter dari ECB, BoE, dan BoJ pada pekan ini.

Dari domestik, investor akan menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia dan pertumbuhan kredit perbankan yang akan digelar pada Rabu, 17 Desember 2025. “Sejumlah aksi korporasi emiten diperkirakan juga akan masih menjadi salah satu pendorong pergerakan IHSG,” ujar riset tersebut.

Secara teknikal, terjadi pelebaran histogram negatif MACD pada IHSG. Di lain sisi, pelemahan Stochastic RSI mulai melandai dan mendekati level oversold.

"Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG berpotensi mengalami konsolidasi pada kisaran level 8.550-8.700 di pekan ini," ujarnya.

Sebagai informasi, data RTI Infokom mencatat bahwa IHSG mengalami kenaikan 0,46 persen menjadi 8.660,49 pada Jumat, 12 Desember 2025 kemarin, setelah sebelumnya indeks dibuka pada level 8.651,76.

Di sepanjang hari perdagangan itu, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 8.680,04 dan level terendah 8.585,42. Sebanyak 275 saham menguat, 377 saham melemah, dan 148 saham diperdagangkan stagnan.

Kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia tercatat Rp 15.910,93 triliun, dengan saham-saham pertambangan terpantau menjulang pada perdagangan akhir pekan lalu. Saham BRMS misalnya, melaju hampir menyentuh auto reject atas (ARA) sebesar 24,87 persen menjadi Rp 1.230.

Anindya Bakrie.

Kepada Prabowo, Anindya Bakrie Tegaskan Kesiapan Dunia Usaha Bantu Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Anindya Bakrie menegaskan, peran dominan dunia usaha dalam perekonomian nasional, membuat Kadin merasa ikut bertanggung jawab untuk turut menggerakkan pertumbuhan ekonomi

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut