Teken FTA, Mendag Pede Peluang Dagang RI dan Uni Ekonomi Eurasia Makin Terbuka

Menteri Perdagangan, Budi Santoso
Sumber :
  • [Mohammad Yudha Prasetya]

Jakarta, VoxPop – Menteri Perdagangan, Budi Santoso dan Menteri Perdagangan Komisi Ekonomi Eurasia atau Eurasian Economic Commission (EEC), Andrey Slepnev, meneken Indonesia-Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (Indonesia-EAEU FTA) guna meresmikan perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dengan Uni Ekonomi Eurasia.

img_title Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan, Pemerintah Tingkatkan Kapasitas Perempuan Pelaku UMKM

Budi menjelaskan, komitmen pemerintah Indonesia melalui Indonesia-EAEU FTA ini, adalah untuk mengimplementasikannya secara efektif dan berkelanjutan guna memberikan kerangka kerja yang komprehensif dan kepastian hukum bagi pelaku usaha kedua pihak.

"Indonesia bersama Uni Ekonomi Eurasia siap memastikan implementasi perjanjian ini berjalan efektif, dan memberikan manfaat nyata yang berkelanjutan bagi perekonomian kedua belah pihak," kata Budi dalam keterangannya, Rabu, 24 Desember 2025.

img_title Dua Dekade Perjuangan Rosidah Membesarkan Usaha Gula Merah dan Berkembang Berkat KUR BRI, Intip Kisah Suksesnya

Ilustrasi Bisnis Ekspor

Photo :
  • freepik.com/tawatchai07

Mendag memastikan, komitmen ini akan ditindaklanjuti dengan penguatan kerja sama teknis, fasilitasi perdagangan, hingga peningkatan peran dunia usaha. Tujuannya yakni agar manfaat FTA dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat dan pelaku ekonomi kedua belah pihak.

img_title FIM: RI Harus Berani Bangun Politik Perdagangan yang Lindungi Industri Nasional

Budi menegaskan, penandatanganan Indonesia-EAEU FTA ini menjadi tonggak penting hubungan dagang antara Indonesia dengan Uni Ekonomi Eurasia. Dari perjanjian ini, berbagai peluang perdagangan akan semakin banyak, dan momentum kerja sama ekonomi akan semakin bergulir.

Untuk memastikan manfaatnya dapat dirasakan dengan efektif, Mendag menekankan bahwa hubungan erat antara pelaku usaha dan pemangku kepentingan terkait tentunya juga sangat dibutuhkan.

"Penandatanganan ini menjadi fondasi strategis untuk mendorong peningkatan perdagangan, investasi, dan berbagai bentuk kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan bagi kedua pihak," ujar Mendag.

Budi pun mengusulkan pembentukan business council Indonesia-EAEU, untuk memfasilitasi, mempermudah komunikasi, serta menghubungkan pelaku usaha kedua pihak. Usulan ini pun disambut baik oleh Mendag EEC, sebagai bukti adanya keselarasan visi dan komitmen bersama untuk memperkuat hubungan ekonomi bilateral.

Budi meyakini, perjanjian ini akan meningkatkan daya saing ekspor nasional, sekaligus memperkuat integrasi Indonesia dalam rantai nilai kawasan Eurasia dan Asia-Pasifik. FTA ini juga menjadi instrumen strategis untuk mendorong peningkatan investasi dan kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan.

"Dengan cakupan liberalisasi perdagangan yang luas, perjanjian ini diharapkan dapat membuka akses pasar yang lebih besar bagi produk unggulan Indonesia," ujarnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut