China Awasi Ketat AI

Kecerdasan buatan China.
Sumber :
  • Creative Tinge

Jakarta, VoxPopChina sebentar lagi akan mengeluarkan aturan baru yang lebih ketat untuk kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) sebagai upaya memberikan perlindungan bagi anak-anak dan mencegah chatbot memberikan nasehat yang dapat menyebabkan tindakan melukai diri sendiri atau kekerasan.

img_title HP Android Sedang Mengalami Revolusi Besar, AI Menjadi Alasan Utama Banyak Orang Mulai Upgrade Smartphone

Berdasarkan peraturan yang direncanakan, para pengembang juga perlu memastikan bahwa model AI mereka tidak menghasilkan konten yang mempromosikan perjudian.

Pengumuman ini disampaikan setelah terjadi peningkatan jumlah chatbot yang diluncurkan di China dan seluruh dunia.

img_title 3 Hal Ini Jadi Sorotan China dalam Tantangan Tata Kelola Iklim Global

Setelah difinalisasi, aturan tersebut akan berlaku untuk produk dan layanan AI di China, menandai langkah besar untuk mengatur teknologi yang berkembang pesat, yang telah mendapat sorotan tajam terkait masalah keamanan tahun ini.

Draf peraturan tersebut, yang diterbitkan pada akhir pekan oleh Administrasi Ruang Siber China (CAC), mencakup langkah-langkah untuk melindungi anak-anak, seperti dikutip dari situs BBC, Selasa, 30 Desember 2025.

img_title AI Mulai Masuk Pasar Mobil Bekas, Apa Untungnya Buat Konsumen?

Langkah-langkah tersebut termasuk mewajibkan perusahaan AI untuk menawarkan pengaturan yang dipersonalisasi, menetapkan batasan waktu penggunaan, dan mendapatkan persetujuan dari wali atau orangtua sebelum menyediakan layanan pendampingan emosional.

CAC menyatakan bahwa operator chatbot harus menyerahkan kendali percakapan terkait bunuh diri atau melukai diri sendiri kepada manusia dan segera memberi tahu wali pengguna atau kontak darurat.

Penyedia AI harus memastikan bahwa layanan mereka tidak menghasilkan atau membagikan "konten yang membahayakan keamanan nasional, merusak kehormatan dan kepentingan nasional [atau] melemahkan persatuan nasional", demikian bunyi pernyataan tersebut.

CAC juga menyatakan bahwa mereka mendorong adopsi AI, misalnya untuk mempromosikan budaya lokal dan menciptakan alat pendampingan bagi lansia (lanjut usia), asalkan teknologi tersebut aman dan dapat diandalkan.

Mereka pun meminta masukan dari masyarakat. Perusahaan AI asal China, DeepSeek, menjadi berita utama di seluruh dunia tahun ini setelah menduduki puncak tangga unduhan aplikasi.

Pada bulan ini, dua perusahaan rintisan atau startup China, Z.ai dan Minimax, yang secara bersama-sama memiliki puluhan juta pengguna, mengumumkan rencana untuk melakukan penawaran umum perdana (IPO) di bursa efek. Teknologi tersebut dengan cepat mendapatkan banyak pelanggan, sebagian menggunakannya untuk teman atau terapi.

Ilustrasi Aplikasi AI

3 Aplikasi AI untuk Transkrip Video 2026, Ketika Editing dan Dokumentasi Menjadi Lebih Efisien

Temukan 3 aplikasi AI terbaik untuk transkrip video 2026. Ubah audio menjadi teks secara otomatis, buat subtitle, dan percepat proses editing serta dokumentasi efisien.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut