Lebih dari 10.000 Perusahaan di Jepang Bangkrut pada 2025, Ada Apa?

Ilustrasi pekerja di Jepang
Sumber :
  • Freepik

Lembaga riset kredit tersebut menilai bahwa tren ini mengindikasikan rapuhnya fondasi bisnis kecil di Jepang, meski secara agregat nilai kerugian utang terlihat menurun.

img_title Korban Tewas Gempa M 7,1 di Jepang Bertambah Jadi 30 Orang, 10.000 Orang Mengungsi-Kereta Shinkansen Setop Operasi

Tantangan Berlanjut di 2026

Teikoku Databank memperingatkan bahwa tekanan terhadap dunia usaha belum akan mereda dalam waktu dekat. Kenaikan harga dan kekurangan tenaga kerja diperkirakan masih akan terus mendorong kebangkrutan sepanjang tahun ini, terutama di kalangan usaha kecil.

img_title Usai Gempa M 7,1 di Jepang, Apakah Wisatawan Masih Aman Berkunjung?

Lembaga tersebut menekankan bahwa salah satu poin krusial yang perlu diperhatikan adalah sejauh mana perusahaan mampu menghadapi rencana kenaikan upah minimum. Selain itu, kemampuan perusahaan untuk mengamankan tenaga kerja juga menjadi faktor penentu keberlangsungan bisnis.

Bagi banyak pelaku usaha kecil, kenaikan upah minimum menjadi dilema. Di satu sisi, kebijakan tersebut penting untuk menjaga daya beli dan kesejahteraan pekerja. Namun di sisi lain, margin keuntungan yang semakin tipis membuat perusahaan kesulitan menanggung biaya tambahan.

img_title Korban Tewas Gempa M 7,1 Jepang Jadi 17 Orang

Lonjakan kebangkrutan perusahaan menjadi sinyal peringatan bagi ekonomi Jepang yang tengah berupaya menjaga momentum pemulihan. Tanpa dukungan kebijakan yang mampu menekan biaya usaha dan memperbaiki pasokan tenaga kerja, risiko gelombang kebangkrutan lanjutan tetap terbuka.

Ilustrasi singa.

3 Singa Betina di Jepang Mati Diduga Akibat Cuaca Panas Ekstrem

Pemeriksaan postmortem mengungkapkan ketiga singa betina di kebun binatang Tama Tokyo Jepang mengalami dehidrasi sistemik dan kegagalan beberapa organ.

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut