Strategy Borong 22.305 Bitcoin Lagi, Cadangan Tembus 709 Ribu Keping

Bitcoin dan aset kripto.
Sumber :
  • Pioneering Minds

Jakarta, VoxPopMichael Saylor mengumumkan pembelian jumbo Bitcoin melalui perusahaan miliknya, Strategy. Aksi agresif ini membukukan total cadangan Bitcoin milik Strategy melampaui 709 ribu keping.

img_title Investasi Bitcoin vs Emas, Mana yang Bikin Cepat Kaya? Begini Perbandingan Keuntungan dan Risikonya

Berdasarkan pengajuan yang diserahkan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) pada Senin waktu setempat, Strategy  memborong 22.305 Bitcoin senilai US$2,13 miliar atau sekitar Rp 36,05 triliun (estimasi kurs Rp 16.930 per dolar AS). Dengan harga rata-rata US$95.284  atau Rp 1,61 miliar per koin. 

Alhasil, total kepemilikan Bitcoin Strategy mencapai 709.715 BTC. Tidak lama setelah pembelian yang dilakukan oleh Saylor, harga Bitcoin sempat melesat menembus US$97.000, menurut data CoinGecko.

img_title ETF Bitcoin Masuk US$75,7 Juta Pertengahan Juli 2026, Pertanada Apa?

Sebelumnya, Strategy tercatat sudah dua kali melakukan pembelian Bitcoin dalam jumlah besar selama bulan Januari 2026. Pertama pada tanggal 5 Januari sebanyak 1.283 keping senilai US$116 juta.

Kedua pada tanggal 12 Januari 2026, Strategy melakukan pembelian sebannyak 13.627 BTC hampir senilai US$1,3 miliar. Sehingga sepanjang Januari, Strategy sudah mengoleksi sebanyak 37.215 keping BTC.

img_title Mengapa Harga Bitcoin Bisa Anjlok Mendadak? Intip Cara Baca Indikator RSI

Bitcoin.

Photo :
  • Dok. Istimewa

Laju pembelian Bitcoin oleh Strategy cenderung moderat sepanjang tahun 2025. Sampai perusahaan bergerak cepat di awal tahun 2026. 
Dikutip dari CoinTelegraph, seluruh pembelian cadangan Bitcoin menghabiskan biaya sekitar US$53,92 miliar. Di mana harga rerata Bitcoin yang dibeli Strategy sekitar US$75.979 per keping. 

Cadangan Bitcoin yang dimiliki perusahaan Saylor setara sekitar 3,37 persen dari total pasokan maksimum Bitcoin sebanyak 21 juta koin. Sebanyak 3,55 persen dari total Bitcoin beredar di pasar.

Akumulasi ini menegaskan konsistensi Strategy dalam menjadikan Bitcoin sebagai aset utama dalam pengelolaan neraca keuangan perusahaan.

Di pasar saham, sentimen positif turut mengiringi langkah tersebut. Saham Strategy dengan kode MSTR tercatat melonjak sempat menembus level US$185 pada Rabu, 21 Januari 2026. 

Kenaikan seiring dengan reli Bitcoin ke level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir. Lonjakan saham MSTR juga ditopang keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang memilih untuk tidak mengeluarkan perusahaan dengan strategi treasury digital dari indeks pasarnya pada awal Januari 2026.

Meski demikian, agresivitas Strategy hadir di tengah evaluasi ulang pasar terhadap perusahaan-perusahaan digital asset treasury (DAT). Setelah reli besar pada musim panas 2025 yang sempat dinilai sebagai gelembung, investor kini mulai lebih selektif.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut