Profesi Blue-Collar Terancam! Robot AI Bakal Bisa Gantikan Tukang Las hingga Teknisi Listrik
- BBC/Getty Image.
Sementara itu, FieldAI bulan lalu menggalang hampir US$400 juta atau Rp6,72 triliun untuk fokus pada industri kotor, membosankan, atau berbahaya seperti energi dan logistik. Software mereka dapat membantu robot membangun pusat data, AI yang membantu AI, sementara manusia hanya memantau.
Meski potensinya besar, sulit memperkirakan berapa banyak pekerjaan blue-collar yang bisa terdampak atau seberapa cepat perubahan ini terjadi. Bahkan jika robot AI mampu melampaui manusia, biaya perangkat keras tambahan dan biaya transisi mungkin lebih besar daripada efisiensi yang diperoleh. Setidaknya untuk saat ini.
Mereka yang optimis berpendapat bahwa tidak akan ada kehilangan pekerjaan secara masif, karena teknologi baru selalu menciptakan kebutuhan tenaga kerja baru. Namun, kritikus mengingatkan bahwa sejarah tidak selalu menjadi patokan, karena AI menghadirkan perubahan yang lebih ekstrem dibanding teknologi sebelumnya.
